Tampilkan postingan dengan label Entrepreneur. Tampilkan semua postingan

Entrepeneur-Distribusi Intelektual-dan Demokrasi kekayaan

Seorang Andre Wongso,Motivator terbaik yang pernah dilahirkan di negeri ini,selalu "mengkampanyekan" Sukses adalah hak saya,bukan hak segelintir orang,yang karena sesuatu hal yang dimilikinya bisa membuat pundi-pundi kekayaannya terus menggelembung.
Walaupun hak semua orang,tentu implementasinya tidak semudah membalikan telapak tangan,minimal seperti yang digembar-gemborkan kalangan motivator,Harus mau menunda kesenangan sesaat dengan kerja keras,fokus pada impian,berani menghadapi berbagai rintangan dan tantangan,bertindak dan bangkit merebut impian itu.berani melakukan investasi waktu demi menambah atau meningkatkan kualitas(skill)diri.

Kriteria itu sangat universal dan bisa dimiliki setiap orang,jauh dari aroma Diskriminatif.

Disisi lain,sesuatu yang universal itu,membutuhkan lahan yang cocok,sehingga "aturan main" yang disebutkan motivator itu benar-benar seirama.Karena,realitas menunjukan status sosial sudah mengkotak-kotakan nasib seseorang.Cobalah tengok,diperusahaan-perusahaan,jenjang karier ditentukan oleh jam terbang pengalaman,skill,dengan tingkat pendidikan dan sebagainya.Akibatnya,seseorang dengan hanya berbekal ijasah SMA,sangat mustahil menduduki jabatan melampaui seseorang yang lulus S2.

Karena itu,"Sukses adalah hak saya"tetap membutuhkan "lahan" yang benar-benar pas.Dimana..?
Paul Zane Pilzer,(penasehat ekonomi dua Presiden Amrik,Ronald Reagan dan George Bush senior),menyebutkan bahwa peluang terbaik saat ini dan dimasa mendatang,bukanlah kita bekerja pada perusahaan besar,melainkan kita memulai untuk menjadi Enterpreneur"berskala kecil".memulai bisnis dari rumah ( Home bussines ).ia menyebutnya ,mulai terjun kebidang pendistribusian,khususnya "Distribusi Intelektual"

Lebih spesifik.Paul menyebutkan Distribusi intelektual yang berbasis kesehatan.karena "kue dibisnis ini tidak pernah menyusut.menurut tinjauannya,dinegaranya saja Amrik,nilai belanja dibisnis ini selalu meningkat,dari semula 200 miliar dollar ditahun 2002,membengkak menjadi 500 miliar dollar pada tahun 2007.diperkirakan tahun 2010 dan selanjutnya akan mencapai triliunan dollar.
dibalik angka fantastis tersebut,tersirat gurihnya kue di industri kesehatan.dalam bahasa paul,memelihara dan mencegah penyakit,yang bisa dicicipi semua orang,bukan mengobati orang sakit.
Paul menggadang-gadangkan Network marketing sebagai Distribusi intelektual yang menjadi primadona dalam mencetak entrepeneur yang berbasis kesehatan.
Selain menjadi primadona,Network marketing juga sarat dengan aroma "sukses adalah hak saya",sebab dibisnis ini,selain biayanya relatif murah,juga semua orang diberikan hak dan kesempatan yang sama untuk mencapai kesuksesan atau menjadi kaya,tanpa mengkotak-kotakan status sosial,ibu rumah tangga,pengusaha,mahasiswa,maupun tukang ojekpun bisa mencapai tingkat kesejahteraan yang signifikan.
Heterogennya mereka yang mencapai kesuksesan,maka wajarlah bila bisnis ini dipotret dari "Demokrasi Kekayaan"

                                                                                                                              ref. Bisnis plus




Tulisan  yang mungkin berkaitan


Seorang Andre Wongso,Motivator terbaik yang pernah dilahirkan di negeri ini,selalu "mengkampanyekan" Sukses adalah hak saya,bukan hak segelintir orang,yang karena sesuatu hal yang dimilikinya bisa membuat pundi-pundi kekayaannya terus menggelembung.
Walaupun hak semua orang,tentu implementasinya tidak semudah membalikan telapak tangan,minimal seperti yang digembar-gemborkan kalangan motivator,Harus mau menunda kesenangan sesaat dengan kerja keras,fokus pada impian,berani menghadapi berbagai rintangan dan tantangan,bertindak dan bangkit merebut impian itu.berani melakukan investasi waktu demi menambah atau meningkatkan kualitas(skill)diri.

Kriteria itu sangat universal dan bisa dimiliki setiap orang,jauh dari aroma Diskriminatif.

Disisi lain,sesuatu yang universal itu,membutuhkan lahan yang cocok,sehingga "aturan main" yang disebutkan motivator itu benar-benar seirama.Karena,realitas menunjukan status sosial sudah mengkotak-kotakan nasib seseorang.Cobalah tengok,diperusahaan-perusahaan,jenjang karier ditentukan oleh jam terbang pengalaman,skill,dengan tingkat pendidikan dan sebagainya.Akibatnya,seseorang dengan hanya berbekal ijasah SMA,sangat mustahil menduduki jabatan melampaui seseorang yang lulus S2.

Karena itu,"Sukses adalah hak saya"tetap membutuhkan "lahan" yang benar-benar pas.Dimana..?
Paul Zane Pilzer,(penasehat ekonomi dua Presiden Amrik,Ronald Reagan dan George Bush senior),menyebutkan bahwa peluang terbaik saat ini dan dimasa mendatang,bukanlah kita bekerja pada perusahaan besar,melainkan kita memulai untuk menjadi Enterpreneur"berskala kecil".memulai bisnis dari rumah ( Home bussines ).ia menyebutnya ,mulai terjun kebidang pendistribusian,khususnya "Distribusi Intelektual"

Lebih spesifik.Paul menyebutkan Distribusi intelektual yang berbasis kesehatan.karena "kue dibisnis ini tidak pernah menyusut.menurut tinjauannya,dinegaranya saja Amrik,nilai belanja dibisnis ini selalu meningkat,dari semula 200 miliar dollar ditahun 2002,membengkak menjadi 500 miliar dollar pada tahun 2007.diperkirakan tahun 2010 dan selanjutnya akan mencapai triliunan dollar.
dibalik angka fantastis tersebut,tersirat gurihnya kue di industri kesehatan.dalam bahasa paul,memelihara dan mencegah penyakit,yang bisa dicicipi semua orang,bukan mengobati orang sakit.
Paul menggadang-gadangkan Network marketing sebagai Distribusi intelektual yang menjadi primadona dalam mencetak entrepeneur yang berbasis kesehatan.
Selain menjadi primadona,Network marketing juga sarat dengan aroma "sukses adalah hak saya",sebab dibisnis ini,selain biayanya relatif murah,juga semua orang diberikan hak dan kesempatan yang sama untuk mencapai kesuksesan atau menjadi kaya,tanpa mengkotak-kotakan status sosial,ibu rumah tangga,pengusaha,mahasiswa,maupun tukang ojekpun bisa mencapai tingkat kesejahteraan yang signifikan.
Heterogennya mereka yang mencapai kesuksesan,maka wajarlah bila bisnis ini dipotret dari "Demokrasi Kekayaan"

                                                                                                                              ref. Bisnis plus




Tulisan  yang mungkin berkaitan


MLM-Bisnis menjanjikan-tapi Menipu?

Banyak orang alergi terhadap bisnis MLM,tapi mengapa bisnis ini terus berkembang,mengapa mereka merasa tertipu? Ada yang salah dengan bisnis ini?


MLM atau Multi Level Marketing, atau pemasaran berjenjang sebenarnya bukan barang baru
di Indonesia,diawali dengan masuknya sebuah perusahaan MLM  Asal Swedia era 90an (kalau saya ga salah info nih) kemudian disusul dengan menjamurnya Perusahaan serupa baik taraf lokal,maupun Internasional,dan pada saat itu berduyun-duyun masyarakat mencoba menggeluti Bisnis yang bermodal Minim dengan iming-iming penghasilan besar yang menggiurkan dan menawarkan Pasive Income ini,dan bersama-sama mereka pun terhempas kecewa bahkan frustasi dan alergi terhadap bisnis MLM yang kemudian berganti istilah menjadi Masuk Lalu Mampus,Menipu Lalu Mampus dan lain sebagainya.Semua cacian dan makian yang menggambarkan kekecewaan para mantan membernya.

Tetapi apakah hal itu sepenuhnya benar,bahwa Bisnis MLM adalah bisnis tipu-menipu?


JIka benar MLM menipu,kenapa pemerintah membentuk APLI ? yang menaungi Bisnis MLM ?


Dan mengapa Bisnis MLM terus berkembang sampai hari ini?


Kenapa Hermawan Kertajaya Begawan Marketing Indonesia dalam situsnya,dan beberapa seminarnya telah merestui bisnis MLM sebagai bisnis entrepreneur yang menjanjikan


Saya pribadi berulangkali ditawari Bisnis MLM dari perusahaan yang berbeda,yang menawarkan berbagai produknya,dari mulai produk kesehatan,kosmetik,pulsa,fashion dsb.Dan hampir semuanya mengatakan bahwa perusahaan mereka adalah yang terbaik,bonus yang dibagikan paling fair,dan peluang masa depan yang cemerlang,bonus bulanan yang besar dan reward yang luar biasa.
Saya pun pernah secara langsung menggeluti bisnis serupa dan belajar memahami,apa sebenarnya MLM itu, saya bukan tertarik karena Reward yang wah atau bonus yang dijanjikan,tetapi saya lebih tertarik terhadap metode pembelajaran yang menawarkan Pembentukan karakter para distributornya.Kebetulan saya menjadi member sebuah perusahaan yang lumayan bonafid yang memiliki Education yang jelas dan terarah bagi setiap membernya yang juga memberikan perbekalan Buku-buku bermutu.


Dari Perusahaan MLM inilah saya sedikit banyak memahami perjalanan sebuah Perusahaan MLM dan bagaimana seharusnya seorang member MLM bekerja untuk meraih apa yang dijanjikan perusahaan.
Selain dengan Perusahaan ini,saya kemudian juga menjadi member untuk perusahaan lain,dengan produk berbeda,untuk melakukan studi banding kinerja sebuah bisnis MLM, Selain itu, hampir semua tetangga,saudara,dan teman saya rata-rata pernah menjadi member MLM,meskipun hampir semua diantaranya gagal bahkan banyak yang samasekali belum menikmati hasilnya.
Dari buku-buku panduan berbagai perusahaan mlm yang saya pinjam dari teman-teman,saya juga sedikit banyak memahami hal-hal yang berkaitan dengan perusahaan MLM,dan menurut saya tidak semua Perusahaan MLM itu buruk,atau menipu.


Kalaupun banyak member atau mantan member yang menyatakan alergi dengan bisnis ini,atau kecewa dan tidak pernah sukses menggeluti usaha ini,bukan sepenuhnya kesalahan perusahaan,tetapi lebih karena ketidak-pahaman para membernya dalam menjalankan usaha seperti ini,sehingga mereka ketika bergabung hanya karena termotivasi iming-iming Bonus,Reward Atau hidup enak setelah passive income,dari para sponsor yang sebagian juga tidak paham dengan bisnis yang digelutinya,mereka hanya terbuai dengan impian muluk sang sponsor yang sebenarnya juga "baru katanya",ditambah dengan janji kesuksesan hanya dalam beberapa bulan,sehingga setelah mereka jalani beberapa bulan,ternyata tidak seperti yang dijanjikan,akhirnya mereka mundur,apalagi kalau sponsor mereka juga "muntaber" alias mundur tanpa berita,maka bubarlah...jaringan yang sudah dibentuknya,dan kapoklah mereka bergelut di usaha ini.
Faktor lain yang membuat sebagian member mundur,adalah banyaknya seminar-seminar motivasi yang diselenggarakan perusahaan,yang dianggap sebagai pemborosan dana para member,apalagi bagi mereka yang belum mencicipi bonus,tapi harus membayar tiket seminar berulangkali,ditambah keharusan mereka untuk Tutup Poin setiap bulan,dan presentasi yang menghabiskan waktu dan dana.


Hal-hal tersebut paling tidak telah menghantui kebanyakan Saudara,tetangga dan teman-teman saya sehingga mereka takut jika harus bertemu dengan bisnis pemasaran berjenjang ini.


Padahal,tidak ada perusahaan MLM,(paling tidak yang pernah saya baca dan ikuti panduanya) yang menjanjikan Sukses Instant,BOnus jutaan,dalam sekejap,Reward Wah dalam sebulan atau setahun,tetapi semua janji itu dibuat oleh para sponsor, dalam usahanya merekrut member baru sebagai downlinenya,
Setiap perusahaan MLM,memang menjanjikan Passive Income,selain bonus dan reward,tetapi semua harus setimpal dengan kerja para distributornya atau membernya dalam menjual produk-produk perusahaan,dan semua itu memerlukan kerja keras,investasi waktu,dana dan kesabaran serta ketekunan dan keuletan.


Dan setiap member sebenarnya terikat peraturan dan etika pemasaran yang telah dibuat perusahaan dan pemerintah,bahwa tidak boleh alias dilarang melebih-lebihkan informasi berkaitan dengan profil perusahaan,reward,dan bonus perusahaan,serta waktu yang ditempuh seorang member dalam meraih kesuksesan.


Selain itu,sebagai seorang member yang berarti juga seorang distributor pemasaran,seharusnya menguasai pengetahuan tentang produk yang ia pasarkan,sehingga dalam menjual,kepada calon member atau konsumen umum ia tidak melakukan unsur penipuan,dan transparan,begitu juga dengan profit yang dibagikan perusahaan,maupun reward-rewardnya,sehingga tidak ada yang harus merasa ditipu atau tertipu dengan berbisnis MLM.Dan kalaupun seorang member tidak berhasil,ia tidak akan menyalahkan perusahaan yang diikutinya,atau sponsor yang mengajaknya.
Banyak orang alergi terhadap bisnis MLM,tapi mengapa bisnis ini terus berkembang,mengapa mereka merasa tertipu? Ada yang salah dengan bisnis ini?


MLM atau Multi Level Marketing, atau pemasaran berjenjang sebenarnya bukan barang baru
di Indonesia,diawali dengan masuknya sebuah perusahaan MLM  Asal Swedia era 90an (kalau saya ga salah info nih) kemudian disusul dengan menjamurnya Perusahaan serupa baik taraf lokal,maupun Internasional,dan pada saat itu berduyun-duyun masyarakat mencoba menggeluti Bisnis yang bermodal Minim dengan iming-iming penghasilan besar yang menggiurkan dan menawarkan Pasive Income ini,dan bersama-sama mereka pun terhempas kecewa bahkan frustasi dan alergi terhadap bisnis MLM yang kemudian berganti istilah menjadi Masuk Lalu Mampus,Menipu Lalu Mampus dan lain sebagainya.Semua cacian dan makian yang menggambarkan kekecewaan para mantan membernya.

Tetapi apakah hal itu sepenuhnya benar,bahwa Bisnis MLM adalah bisnis tipu-menipu?


JIka benar MLM menipu,kenapa pemerintah membentuk APLI ? yang menaungi Bisnis MLM ?


Dan mengapa Bisnis MLM terus berkembang sampai hari ini?


Kenapa Hermawan Kertajaya Begawan Marketing Indonesia dalam situsnya,dan beberapa seminarnya telah merestui bisnis MLM sebagai bisnis entrepreneur yang menjanjikan


Saya pribadi berulangkali ditawari Bisnis MLM dari perusahaan yang berbeda,yang menawarkan berbagai produknya,dari mulai produk kesehatan,kosmetik,pulsa,fashion dsb.Dan hampir semuanya mengatakan bahwa perusahaan mereka adalah yang terbaik,bonus yang dibagikan paling fair,dan peluang masa depan yang cemerlang,bonus bulanan yang besar dan reward yang luar biasa.
Saya pun pernah secara langsung menggeluti bisnis serupa dan belajar memahami,apa sebenarnya MLM itu, saya bukan tertarik karena Reward yang wah atau bonus yang dijanjikan,tetapi saya lebih tertarik terhadap metode pembelajaran yang menawarkan Pembentukan karakter para distributornya.Kebetulan saya menjadi member sebuah perusahaan yang lumayan bonafid yang memiliki Education yang jelas dan terarah bagi setiap membernya yang juga memberikan perbekalan Buku-buku bermutu.


Dari Perusahaan MLM inilah saya sedikit banyak memahami perjalanan sebuah Perusahaan MLM dan bagaimana seharusnya seorang member MLM bekerja untuk meraih apa yang dijanjikan perusahaan.
Selain dengan Perusahaan ini,saya kemudian juga menjadi member untuk perusahaan lain,dengan produk berbeda,untuk melakukan studi banding kinerja sebuah bisnis MLM, Selain itu, hampir semua tetangga,saudara,dan teman saya rata-rata pernah menjadi member MLM,meskipun hampir semua diantaranya gagal bahkan banyak yang samasekali belum menikmati hasilnya.
Dari buku-buku panduan berbagai perusahaan mlm yang saya pinjam dari teman-teman,saya juga sedikit banyak memahami hal-hal yang berkaitan dengan perusahaan MLM,dan menurut saya tidak semua Perusahaan MLM itu buruk,atau menipu.


Kalaupun banyak member atau mantan member yang menyatakan alergi dengan bisnis ini,atau kecewa dan tidak pernah sukses menggeluti usaha ini,bukan sepenuhnya kesalahan perusahaan,tetapi lebih karena ketidak-pahaman para membernya dalam menjalankan usaha seperti ini,sehingga mereka ketika bergabung hanya karena termotivasi iming-iming Bonus,Reward Atau hidup enak setelah passive income,dari para sponsor yang sebagian juga tidak paham dengan bisnis yang digelutinya,mereka hanya terbuai dengan impian muluk sang sponsor yang sebenarnya juga "baru katanya",ditambah dengan janji kesuksesan hanya dalam beberapa bulan,sehingga setelah mereka jalani beberapa bulan,ternyata tidak seperti yang dijanjikan,akhirnya mereka mundur,apalagi kalau sponsor mereka juga "muntaber" alias mundur tanpa berita,maka bubarlah...jaringan yang sudah dibentuknya,dan kapoklah mereka bergelut di usaha ini.
Faktor lain yang membuat sebagian member mundur,adalah banyaknya seminar-seminar motivasi yang diselenggarakan perusahaan,yang dianggap sebagai pemborosan dana para member,apalagi bagi mereka yang belum mencicipi bonus,tapi harus membayar tiket seminar berulangkali,ditambah keharusan mereka untuk Tutup Poin setiap bulan,dan presentasi yang menghabiskan waktu dan dana.


Hal-hal tersebut paling tidak telah menghantui kebanyakan Saudara,tetangga dan teman-teman saya sehingga mereka takut jika harus bertemu dengan bisnis pemasaran berjenjang ini.


Padahal,tidak ada perusahaan MLM,(paling tidak yang pernah saya baca dan ikuti panduanya) yang menjanjikan Sukses Instant,BOnus jutaan,dalam sekejap,Reward Wah dalam sebulan atau setahun,tetapi semua janji itu dibuat oleh para sponsor, dalam usahanya merekrut member baru sebagai downlinenya,
Setiap perusahaan MLM,memang menjanjikan Passive Income,selain bonus dan reward,tetapi semua harus setimpal dengan kerja para distributornya atau membernya dalam menjual produk-produk perusahaan,dan semua itu memerlukan kerja keras,investasi waktu,dana dan kesabaran serta ketekunan dan keuletan.


Dan setiap member sebenarnya terikat peraturan dan etika pemasaran yang telah dibuat perusahaan dan pemerintah,bahwa tidak boleh alias dilarang melebih-lebihkan informasi berkaitan dengan profil perusahaan,reward,dan bonus perusahaan,serta waktu yang ditempuh seorang member dalam meraih kesuksesan.


Selain itu,sebagai seorang member yang berarti juga seorang distributor pemasaran,seharusnya menguasai pengetahuan tentang produk yang ia pasarkan,sehingga dalam menjual,kepada calon member atau konsumen umum ia tidak melakukan unsur penipuan,dan transparan,begitu juga dengan profit yang dibagikan perusahaan,maupun reward-rewardnya,sehingga tidak ada yang harus merasa ditipu atau tertipu dengan berbisnis MLM.Dan kalaupun seorang member tidak berhasil,ia tidak akan menyalahkan perusahaan yang diikutinya,atau sponsor yang mengajaknya.

Nge-Blog Dapet Duit,Buat Blog dulu..!!

Waktu baru-barunya nge-Blog,saya ga pernah kepikiran kalau ternyata mem Buat Blog bisa juga buat menambah profit income alias menghasilkan Uang.
Pertama saya agak ragu juga,apa bener sih bisa dapat duit...?,nah setelah cari-cari info di web dan sharing ma temen-temen ternyata peluang untuk dapet duit emang ada dan terbuka lebar,
tinggal kemauan kita dan kerja keras minimal untuk lebih mendalami penggunaan Blog,supaya kita bisa Ngeblog Dapet Duit.
Cuma hati-hati juga kalo ada iming-iming hasil instant,karena didunia ini ga ada tuh menghasilkan uang dengan cara instan..,jadi tetap perlu kerja,usaha,dan bersabar..tanpa itu semuanya cuma jadi mimpi belaka.


Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk dapet income di Blog,dan ga perlu modal yang berat,asal mau belajar..dan mau membaca artikel-artikel yang ada,lama-lama peluang itu terbuka..
 Ada yang pakai cara jual E Book,menyediakan jasa Laman Iklan,menjadi Resseler Web komersil,atau Periferal link,atau membuat Domain Web pribadi yang berisi produk komersil dan ditautkan ke blog.
banyak pilihan buat bikin blog,seperti di Blogspot,Wordpress,dll


Tawaran Domain murah juga banyak,bahkan yang Gratisan juga ada,seperti di CJB.net,Tryurl,Kabarku,atau yang lainnya,proses registrasinya juga gampang dan cepat,tinggal klik-klik petunjuk yang ada ,jadi dech..


Nah..kalau mau nyoba.nyoba sih,ga ada salahnya..siapa tahu rezeki kita ada di Blog ,ya kan..?? lagian kalau ga dapet hasil juga ga rugi apa-apa koq,paling rugi waktu dikit lah,,itung-itung sembari cari pengalama,ketimbang waktu habis buat nongkrong ga karuan atau chatingan melulu sembari download ini itu,malah ngabisin pulsa doang kan...,
Nah sekali-kali coba sesuatu yang lebih menghasilkan,sembari tetap menikmati hoby Chatingannya..
Pertanyaannya,siapa Yang mau Ngeblog dapet Duit?


Yang penting optimis dan jangan mudah menolak sesuatu yang baru katanya,karena kita jadi ga mau belajar dan ga tambah ilmunya donk...jadi konsumen melulu...,hehe.
Untuk diawal-awal sih jangan yang rumit-rumit dulu deh,coba klik disini untuk mulai menghasilakn uang,
yang penting punya Email aktif,biar enak buat konfirmasi,dan berbagi..ga masalah servernya apa,yang penting bisa login dan sesuai selera kaan..kalau belum punya,coba buat Email disini sekarang.

Selamat berkarya...cerioo.
Waktu baru-barunya nge-Blog,saya ga pernah kepikiran kalau ternyata mem Buat Blog bisa juga buat menambah profit income alias menghasilkan Uang.
Pertama saya agak ragu juga,apa bener sih bisa dapat duit...?,nah setelah cari-cari info di web dan sharing ma temen-temen ternyata peluang untuk dapet duit emang ada dan terbuka lebar,
tinggal kemauan kita dan kerja keras minimal untuk lebih mendalami penggunaan Blog,supaya kita bisa Ngeblog Dapet Duit.
Cuma hati-hati juga kalo ada iming-iming hasil instant,karena didunia ini ga ada tuh menghasilkan uang dengan cara instan..,jadi tetap perlu kerja,usaha,dan bersabar..tanpa itu semuanya cuma jadi mimpi belaka.


Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk dapet income di Blog,dan ga perlu modal yang berat,asal mau belajar..dan mau membaca artikel-artikel yang ada,lama-lama peluang itu terbuka..
 Ada yang pakai cara jual E Book,menyediakan jasa Laman Iklan,menjadi Resseler Web komersil,atau Periferal link,atau membuat Domain Web pribadi yang berisi produk komersil dan ditautkan ke blog.
banyak pilihan buat bikin blog,seperti di Blogspot,Wordpress,dll


Tawaran Domain murah juga banyak,bahkan yang Gratisan juga ada,seperti di CJB.net,Tryurl,Kabarku,atau yang lainnya,proses registrasinya juga gampang dan cepat,tinggal klik-klik petunjuk yang ada ,jadi dech..


Nah..kalau mau nyoba.nyoba sih,ga ada salahnya..siapa tahu rezeki kita ada di Blog ,ya kan..?? lagian kalau ga dapet hasil juga ga rugi apa-apa koq,paling rugi waktu dikit lah,,itung-itung sembari cari pengalama,ketimbang waktu habis buat nongkrong ga karuan atau chatingan melulu sembari download ini itu,malah ngabisin pulsa doang kan...,
Nah sekali-kali coba sesuatu yang lebih menghasilkan,sembari tetap menikmati hoby Chatingannya..
Pertanyaannya,siapa Yang mau Ngeblog dapet Duit?


Yang penting optimis dan jangan mudah menolak sesuatu yang baru katanya,karena kita jadi ga mau belajar dan ga tambah ilmunya donk...jadi konsumen melulu...,hehe.
Untuk diawal-awal sih jangan yang rumit-rumit dulu deh,coba klik disini untuk mulai menghasilakn uang,
yang penting punya Email aktif,biar enak buat konfirmasi,dan berbagi..ga masalah servernya apa,yang penting bisa login dan sesuai selera kaan..kalau belum punya,coba buat Email disini sekarang.

Selamat berkarya...cerioo.