Tampilkan postingan dengan label Info Luar Negeri. Tampilkan semua postingan

Remaja Libya ini Mengaku membunuh Khadafi

Sanad Al-Sadek Al-Ureibi Seorang remaja Libya mengklaim dirinyalah yang telah menewaskan Muammar Khadafi pada Kamis pekan lalu. Ia merekam klaim tersebut dan mengunggahnya ke dunia maya.
Video tersebut berjudul "This is the man who killed Gaddafi"


Dalam Video berdurasi 1:14 menit itu, Al-Ureibi berkata, ia terpaksa menembak Khadafi sebagai manfestasi rasa marahnya terhadap para pejuang Misrata yang berusaha membawa jasad Khadafi. Seperti yang dimuat The Sun pada Senin 24 Oktober 2011, Al-Ureibi berujar ia menembak di bagian kepala dan dada.

"Kami mencengkramnya, lalu saya menghantam Khadafi tepat di wajahnya. Beberapa pejuang berusaha membawanya pergi, dan saat itulah saya dua kali menembak Khadafi, di kepala dan di dadanya," kata Al-Ureibi dalam videonya.

Masih menurut remaja anggota kelompok pemberontak, Khadafi tidak langsung tewas setelahnya. Khadafi yang dijuluki 'Anjing Gila' itu baru tewas setengah jam kemudian.

Dalam videonya, Al-Ureibi juga menunjukkan jaket berdarah dan cincin emas yang dirampasnya dari Khadafi, Cincin tersebut  terukir dengan nama Shafiyyah istri kedua pemimpin tiran itu.

Sementara itu, Ketua Dewan Transisi Nasional Libia (NTC) Mustafa Abdel Jalil berjanji akan segera membentuk sebuah komite untuk menyelidiki kematian mantan pemimpin Libia Muammar Khadafi.

Untuk melihat Video Pengakuan Al-Ureibi  Klik Di Sini


=====================================================
Masukan E-mail anda kemudian klik Subscribe dan dapatkan Update Content terbaru secara GRATIS:



  
Sanad Al-Sadek Al-Ureibi Seorang remaja Libya mengklaim dirinyalah yang telah menewaskan Muammar Khadafi pada Kamis pekan lalu. Ia merekam klaim tersebut dan mengunggahnya ke dunia maya.
Video tersebut berjudul "This is the man who killed Gaddafi"


Dalam Video berdurasi 1:14 menit itu, Al-Ureibi berkata, ia terpaksa menembak Khadafi sebagai manfestasi rasa marahnya terhadap para pejuang Misrata yang berusaha membawa jasad Khadafi. Seperti yang dimuat The Sun pada Senin 24 Oktober 2011, Al-Ureibi berujar ia menembak di bagian kepala dan dada.

"Kami mencengkramnya, lalu saya menghantam Khadafi tepat di wajahnya. Beberapa pejuang berusaha membawanya pergi, dan saat itulah saya dua kali menembak Khadafi, di kepala dan di dadanya," kata Al-Ureibi dalam videonya.

Masih menurut remaja anggota kelompok pemberontak, Khadafi tidak langsung tewas setelahnya. Khadafi yang dijuluki 'Anjing Gila' itu baru tewas setengah jam kemudian.

Dalam videonya, Al-Ureibi juga menunjukkan jaket berdarah dan cincin emas yang dirampasnya dari Khadafi, Cincin tersebut  terukir dengan nama Shafiyyah istri kedua pemimpin tiran itu.

Sementara itu, Ketua Dewan Transisi Nasional Libia (NTC) Mustafa Abdel Jalil berjanji akan segera membentuk sebuah komite untuk menyelidiki kematian mantan pemimpin Libia Muammar Khadafi.

Untuk melihat Video Pengakuan Al-Ureibi  Klik Di Sini


=====================================================
Masukan E-mail anda kemudian klik Subscribe dan dapatkan Update Content terbaru secara GRATIS:



  

Kisah Tewasnya Pembalap Marco Simoncelli


Berita duka kini menggayuti para penikmat MotoGP. Utamanya bagipara fans Marco Simoncelli. Pembalap MotoGP ini akhirnya meninggal setelah mengalami kecelakaan tragis di GP Sepang 2011,saat tengah beradu kecepatan dengan Colin Edwards dan Valentino Rossi di lap kedua sirkuit Sepang, Malaysia.


Simoncelli terlibat kecelakaan serius dengan Colin Edwards dan Valentino Rossi saat memasuki tikungan turn 11 pada lap kedua.

Motornya terhantam Edwards, hingga helm-nya terlepas. Simoncelli sebelumnya, dikabarkan sempat sadar meski kondisinya kritis. Sesaat setelah kecelakaan yang menimpanya, kru Gresini Honda tampak pucat dan ada yang mengatakan kepada wartawan, bahwa Simoncelli tewas pada pukul 16.56 waktu setempat. 

Valentino Rossi juga sempat terkena imbas tabrakan dari kedua pembalap itu. Namun, Rossi yang sempat terbawa keluar trek, baik-baik saja. Sementara itu, Edwards mengalami luka di bahu.
Simoncelli terlibat dalam kecelakaan serius yang membuatnya harus menghembuskan nafas terakhir  saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Kabar meninggalnya Marco Simoncelli sampai ke telinga tim tim Ferrari. Pabrikan mobil asal Italia itu turut berduka cita atas meninggalnya Simoncelli di Sirkuit Sepang.
Sementara itu, Direktur medis Dr Michele Macchiagodena menyatakan, jika Simoncelli tewas akibat luka parah pada bagian kepala, leher, dan dada.

Terkait kecelakaan ini, banyak pihak menyayangkan mengapa Helm yang di pakai Marco bisa terlepas, padahal helm yang digunakan seharusnya kokoh dan tidak terlepas karena telah lulus uji ketat sebelum di gunakan untuk balapan.

=====================================================
Masukan E-mail anda kemudian klik Subscribe dan dapatkan Update Content terbaru secara GRATIS:



  

Berita duka kini menggayuti para penikmat MotoGP. Utamanya bagipara fans Marco Simoncelli. Pembalap MotoGP ini akhirnya meninggal setelah mengalami kecelakaan tragis di GP Sepang 2011,saat tengah beradu kecepatan dengan Colin Edwards dan Valentino Rossi di lap kedua sirkuit Sepang, Malaysia.


Simoncelli terlibat kecelakaan serius dengan Colin Edwards dan Valentino Rossi saat memasuki tikungan turn 11 pada lap kedua.

Motornya terhantam Edwards, hingga helm-nya terlepas. Simoncelli sebelumnya, dikabarkan sempat sadar meski kondisinya kritis. Sesaat setelah kecelakaan yang menimpanya, kru Gresini Honda tampak pucat dan ada yang mengatakan kepada wartawan, bahwa Simoncelli tewas pada pukul 16.56 waktu setempat. 

Valentino Rossi juga sempat terkena imbas tabrakan dari kedua pembalap itu. Namun, Rossi yang sempat terbawa keluar trek, baik-baik saja. Sementara itu, Edwards mengalami luka di bahu.
Simoncelli terlibat dalam kecelakaan serius yang membuatnya harus menghembuskan nafas terakhir  saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Kabar meninggalnya Marco Simoncelli sampai ke telinga tim tim Ferrari. Pabrikan mobil asal Italia itu turut berduka cita atas meninggalnya Simoncelli di Sirkuit Sepang.
Sementara itu, Direktur medis Dr Michele Macchiagodena menyatakan, jika Simoncelli tewas akibat luka parah pada bagian kepala, leher, dan dada.

Terkait kecelakaan ini, banyak pihak menyayangkan mengapa Helm yang di pakai Marco bisa terlepas, padahal helm yang digunakan seharusnya kokoh dan tidak terlepas karena telah lulus uji ketat sebelum di gunakan untuk balapan.

=====================================================
Masukan E-mail anda kemudian klik Subscribe dan dapatkan Update Content terbaru secara GRATIS:



  

Pusaran Raksasa akibat Tsunami Jepang

Sebuah pusaran air
Sebuah pusaran air raksasa terbentuk di perairan sebelah timur Jepang setelah terjadinya tsunami. Pusaran air raksasa ini terlihat telah mengombang-ambingkan kapal yang berada didalamnya.

Bagaimana terbentuknya ? 
Dibawah ini ada penjelasan mekanisme terbentuknya turbulensi atau olakan atau pusaran air itu.

Tembok air tsunami berubah menjadi pusaran.

Tembok tsunami ketika mengalir akan mengikuti pola dari rupture atau pola dari patahan yang terpatahkan. Retakan atau rekahan ini menyebabkan air tersembul keatas, dan membuat tembok air tsunami. 

Menurut perkiraan visual dari ketinggian dari tembok air ini mencapai 30 meter. Dan hingga lebih dari 10 meter ketika mencapai daratan, sampai menyapu segalanya yang dilewati. Termasuk rumah, bangunan, kendaraan, dan tentu saja manusia yang tidak sempat mengevakuasi. 


kapal yang terombang-ambing ditengah pusaran
Ketika mencapai pantai terjadi perubahan bentuk dari tembok air ini karena morfologi dasar air dan morfologi garis pantai. Ketika mendekati pantai kecepatan air yang tidak terganggu akan terus melaju, tetapi yang terganggu garis pantai akan berbelok. Belokan inilah yang akhirnya menyebabkan terbentuknya pusaran air.

Perhatikan bentuk dan pola garis pantai Timur Jepang yang berkelok-kelok. Tentu saja terbentuknya pusaran ini akan sangat mungkin terjadi. Yang disamping ini salah satu pusaran yang terlihat dari helikopter pengamat.
Untuk memberikan seberapa besar pusaran air ini, dapat dilihat kapal sebagai pembandingnya. Lihat disamping  ini.

Tidak diketahui apakah kapal itu ada penumpangnya atau tidak.

 source: www.dongeng geologi.com

Masukan E-mail anda kemudian klik Subscribe dan dapatkan Update Content terbaru secara GRATIS:



  
Sebuah pusaran air
Sebuah pusaran air raksasa terbentuk di perairan sebelah timur Jepang setelah terjadinya tsunami. Pusaran air raksasa ini terlihat telah mengombang-ambingkan kapal yang berada didalamnya.

Bagaimana terbentuknya ? 
Dibawah ini ada penjelasan mekanisme terbentuknya turbulensi atau olakan atau pusaran air itu.

Tembok air tsunami berubah menjadi pusaran.

Tembok tsunami ketika mengalir akan mengikuti pola dari rupture atau pola dari patahan yang terpatahkan. Retakan atau rekahan ini menyebabkan air tersembul keatas, dan membuat tembok air tsunami. 

Menurut perkiraan visual dari ketinggian dari tembok air ini mencapai 30 meter. Dan hingga lebih dari 10 meter ketika mencapai daratan, sampai menyapu segalanya yang dilewati. Termasuk rumah, bangunan, kendaraan, dan tentu saja manusia yang tidak sempat mengevakuasi. 


kapal yang terombang-ambing ditengah pusaran
Ketika mencapai pantai terjadi perubahan bentuk dari tembok air ini karena morfologi dasar air dan morfologi garis pantai. Ketika mendekati pantai kecepatan air yang tidak terganggu akan terus melaju, tetapi yang terganggu garis pantai akan berbelok. Belokan inilah yang akhirnya menyebabkan terbentuknya pusaran air.

Perhatikan bentuk dan pola garis pantai Timur Jepang yang berkelok-kelok. Tentu saja terbentuknya pusaran ini akan sangat mungkin terjadi. Yang disamping ini salah satu pusaran yang terlihat dari helikopter pengamat.
Untuk memberikan seberapa besar pusaran air ini, dapat dilihat kapal sebagai pembandingnya. Lihat disamping  ini.

Tidak diketahui apakah kapal itu ada penumpangnya atau tidak.

 source: www.dongeng geologi.com

Masukan E-mail anda kemudian klik Subscribe dan dapatkan Update Content terbaru secara GRATIS:



  

Film Hollywood tidak diputar lagi di Bioskop Indonesia

Cinema21
Film Hollywood tidak beredar di lagi di Bioskop Indonesia mulai Kamis 17 Februari 2011.

Keputusan itu diambil oleh Produsen film Hollywood karena tidak setuju dengan bea masuk retribusi yang ditetapkan oleh pemerintah di awal tahun.


Menurut juru bicara 21 Cineplex, Noorca Massardi produsen film keberatan atas bea masuk distributor film impor. Selama ini film asing dikenakan bea masuk impor barang bukan bea masuk distribusi.

"Itu bukan boikot, tapi sikap keputusan produsen film Amerika dan asing yang menentang ketentuan tentang bea masuk atas hak distribusi film impor di Indonesia, mulai hari Kamis mereka tidak mengedarkan produksi mereka di seluruh wilayah Indonesia,” katanya, saat di hubungi di Jakarta, 18 Februari 2011

Menurutnya selama ini, setiap film impor yang masuk dikenakan bea masuk atas barang sebesar 23,75 % dari nilai barang. Sumber pendapatan pemerintah lainya yaitu tiap pemilik film membayar pajak penghasilan sebesar 15% dan pemilik film membayar pajak tontonan kepada pemerintah daerah sebesar 10 sampai 15%. "Jadi bukan masalah pajak, tapi bea distribusi, ini tidak pernah ada di dunia," ujarnya.

Sementara ketika dikonfirmasi kepada Direktur Jenderal Bea Cukai, Thomas Sugijata, menyatakan dirinya belum mengetahui permasalahan tersebut. Namun kebijakan mengenai aturan bea masuk ditentukan oleh Tim Tarif di Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan. ”Coba tanya BKF,” ujarnya.

Dirjen BKF, Bambang Brodjonegoro mengatakan bea cukai akan bertemu dengan ketua Asosiasi Importir Film, untuk menjelaskan pengertian bea masuk film tersebut. Namun Bambang berharap akan tercapai saling pengertian antara importir dan pemerintah. Dia menduga importir belum memahami bagaimana teknis bea masuk tersebut.

“Teknis bea masuk yang mungkin yang belum dipahami importir, kita tunggu ya perkembangannya, jangan membuat spekulasi,” kata dia.

Sementara saat berita ini ditulis, beberapa bioskop, yaitu Plaza Semanggi dan Platinum FX, masih memutar film asing.
source: vivanews



Masukan E-mail anda kemudian klik Subscribe dan dapatkan Update Content terbaru secara GRATIS:



  
Cinema21
Film Hollywood tidak beredar di lagi di Bioskop Indonesia mulai Kamis 17 Februari 2011.

Keputusan itu diambil oleh Produsen film Hollywood karena tidak setuju dengan bea masuk retribusi yang ditetapkan oleh pemerintah di awal tahun.


Menurut juru bicara 21 Cineplex, Noorca Massardi produsen film keberatan atas bea masuk distributor film impor. Selama ini film asing dikenakan bea masuk impor barang bukan bea masuk distribusi.

"Itu bukan boikot, tapi sikap keputusan produsen film Amerika dan asing yang menentang ketentuan tentang bea masuk atas hak distribusi film impor di Indonesia, mulai hari Kamis mereka tidak mengedarkan produksi mereka di seluruh wilayah Indonesia,” katanya, saat di hubungi di Jakarta, 18 Februari 2011

Menurutnya selama ini, setiap film impor yang masuk dikenakan bea masuk atas barang sebesar 23,75 % dari nilai barang. Sumber pendapatan pemerintah lainya yaitu tiap pemilik film membayar pajak penghasilan sebesar 15% dan pemilik film membayar pajak tontonan kepada pemerintah daerah sebesar 10 sampai 15%. "Jadi bukan masalah pajak, tapi bea distribusi, ini tidak pernah ada di dunia," ujarnya.

Sementara ketika dikonfirmasi kepada Direktur Jenderal Bea Cukai, Thomas Sugijata, menyatakan dirinya belum mengetahui permasalahan tersebut. Namun kebijakan mengenai aturan bea masuk ditentukan oleh Tim Tarif di Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan. ”Coba tanya BKF,” ujarnya.

Dirjen BKF, Bambang Brodjonegoro mengatakan bea cukai akan bertemu dengan ketua Asosiasi Importir Film, untuk menjelaskan pengertian bea masuk film tersebut. Namun Bambang berharap akan tercapai saling pengertian antara importir dan pemerintah. Dia menduga importir belum memahami bagaimana teknis bea masuk tersebut.

“Teknis bea masuk yang mungkin yang belum dipahami importir, kita tunggu ya perkembangannya, jangan membuat spekulasi,” kata dia.

Sementara saat berita ini ditulis, beberapa bioskop, yaitu Plaza Semanggi dan Platinum FX, masih memutar film asing.
source: vivanews



Masukan E-mail anda kemudian klik Subscribe dan dapatkan Update Content terbaru secara GRATIS:



  

Perubahan Iklim menenggelamkan sebuah Negara

Kiribati
Dalam 50 tahun, pemanasan global bisa musnahkan negara kepulauan
Republic of Kiribati, sebuah negara kepulauan di tengah-tengah samudera Pasifik. Negara ini tersebar sepanjang 3.500.000 km² di dekat khatulistiwa, Jika dilihat dari atas, tampak seperti mengambang di atas laut. Dari sekitar 100 ribu penduduk, hampir separuh atau sekitar 40 ribu tinggal di satu pulau dari 33 pulau yang ada di negara itu, yakni South Tarawa.

Yang jadi masalah, secara geografis, rata-rata ketinggian daratan negeri tersebut hanya sekitar 1,98 meter. Tanpa bantuan pemanasan global sekalipun, dataran sudah terancam, demikian pula pasokan air bersih untuk minum.


Untuk itu, kekhawatiran seputar perubahan iklim sangat terasa di negara tersebut. Meski baru perkiraan kasar, akibat pemanasan global, sejumlah ilmuwan memprediksikan bahwa ketinggian air laut diperkirakan akan naik hingga hampir 1 meter di akhir abad ini.


“Pemanasan global dan kenaikan permukaan laut akan memusnahkan negara-negara seperti kiribati,” kata Anote Tong, presiden Kiribati pada sebuah pertemuan badan dunia PBB yang membahas seputar iklim global. “Hal itu bisa terjadi dalam 50 tahun ke depan,” ucap Tong, seperti dikutip dari NPR, 17 Januari 2011.


Saat ini, warga Kiribati menyatakan bahwa mereka sudah merasakan perubahan di alam sekitar.


“Kini kami sudah jarang mendapatkan musim hujan,” kata Akka Rimon, Deputy Secretary of Labour. “Setelah itu, negeri ini menjadi sangat kering dan panas. Krisis air terjadi, air menjadi asin dan payau,” ucapnya.


Selain musim panas yang semakin panjang, negara tersebut juga telah mengalami perubahan lain. “Air laut kini sudah mencapai jalanan bahkan ke kawasan pemukiman penduduk,” kata Ata Merang, penduduk South Tarawa yang merupakan pulau utama Kiribati. “Di pulau North Tarawa, ombak laut terus menghancurkan tanaman di lahan pertanian. “Kubis, tomat, mentimun, semua musnah,” ucapnya.


Abaiang, salah satu pulau terluar Kiribati, dulunya terdapat sebuah pemukiman penduduk bernama Tebunginako. Kini pulau itu tidak ada apa-apa selain pohon kelapa yang sudah mati dan bekas-bekas dinding yang hampir runtuh.


“Sekitar 35 tahun lalu, beberapa ratus kepala keluarga tinggal di kawasan itu. Namun laut mulai membanjiri perkampungan. Tanaman dan persediaan air minum habis,” kata Aata Maroieta, warga setempat yang telah mengungsi ke pulau lain. “Akhirnya badai besar datang dan melenyapkan kehidupan di sana,” ucapnya.


Peneliti belum dapat memastikan bahwa masalah yang melanda kawasan tersebut diakibatkan oleh perubahan iklim. Catatan sejarah menyebutkan bahwa ada faktor lain seperti populasi berlebih dan konstruksi juga berperan penting atas musnahnya kawasan itu.


Namun demikian, tetap saja, perubahan iklim, khususnya ketinggian permuakaan laut sangat mempengaruhi keberadaan negeri tersebut.
 

---------------------------------------------------------
Kiribati
Dalam 50 tahun, pemanasan global bisa musnahkan negara kepulauan
Republic of Kiribati, sebuah negara kepulauan di tengah-tengah samudera Pasifik. Negara ini tersebar sepanjang 3.500.000 km² di dekat khatulistiwa, Jika dilihat dari atas, tampak seperti mengambang di atas laut. Dari sekitar 100 ribu penduduk, hampir separuh atau sekitar 40 ribu tinggal di satu pulau dari 33 pulau yang ada di negara itu, yakni South Tarawa.

Yang jadi masalah, secara geografis, rata-rata ketinggian daratan negeri tersebut hanya sekitar 1,98 meter. Tanpa bantuan pemanasan global sekalipun, dataran sudah terancam, demikian pula pasokan air bersih untuk minum.


Untuk itu, kekhawatiran seputar perubahan iklim sangat terasa di negara tersebut. Meski baru perkiraan kasar, akibat pemanasan global, sejumlah ilmuwan memprediksikan bahwa ketinggian air laut diperkirakan akan naik hingga hampir 1 meter di akhir abad ini.


“Pemanasan global dan kenaikan permukaan laut akan memusnahkan negara-negara seperti kiribati,” kata Anote Tong, presiden Kiribati pada sebuah pertemuan badan dunia PBB yang membahas seputar iklim global. “Hal itu bisa terjadi dalam 50 tahun ke depan,” ucap Tong, seperti dikutip dari NPR, 17 Januari 2011.


Saat ini, warga Kiribati menyatakan bahwa mereka sudah merasakan perubahan di alam sekitar.


“Kini kami sudah jarang mendapatkan musim hujan,” kata Akka Rimon, Deputy Secretary of Labour. “Setelah itu, negeri ini menjadi sangat kering dan panas. Krisis air terjadi, air menjadi asin dan payau,” ucapnya.


Selain musim panas yang semakin panjang, negara tersebut juga telah mengalami perubahan lain. “Air laut kini sudah mencapai jalanan bahkan ke kawasan pemukiman penduduk,” kata Ata Merang, penduduk South Tarawa yang merupakan pulau utama Kiribati. “Di pulau North Tarawa, ombak laut terus menghancurkan tanaman di lahan pertanian. “Kubis, tomat, mentimun, semua musnah,” ucapnya.


Abaiang, salah satu pulau terluar Kiribati, dulunya terdapat sebuah pemukiman penduduk bernama Tebunginako. Kini pulau itu tidak ada apa-apa selain pohon kelapa yang sudah mati dan bekas-bekas dinding yang hampir runtuh.


“Sekitar 35 tahun lalu, beberapa ratus kepala keluarga tinggal di kawasan itu. Namun laut mulai membanjiri perkampungan. Tanaman dan persediaan air minum habis,” kata Aata Maroieta, warga setempat yang telah mengungsi ke pulau lain. “Akhirnya badai besar datang dan melenyapkan kehidupan di sana,” ucapnya.


Peneliti belum dapat memastikan bahwa masalah yang melanda kawasan tersebut diakibatkan oleh perubahan iklim. Catatan sejarah menyebutkan bahwa ada faktor lain seperti populasi berlebih dan konstruksi juga berperan penting atas musnahnya kawasan itu.


Namun demikian, tetap saja, perubahan iklim, khususnya ketinggian permuakaan laut sangat mempengaruhi keberadaan negeri tersebut.
 

---------------------------------------------------------

Husni Mubarak Akhirnya Mundur, Fir'aun itu menghilang


Husni Mubarak Mundur, Presiden Mesir yang memimpin negara tersebut selama 30 tahun akhirnya menyatakan dirinya mundur dari kursi kekuasaannya setelah negeri piramid itu diguncang prahara politik yang berbentuk aksi protes dan demonstrasi besar - besaran.


Menyambut kemenangan Demonstran mengibarkan bendera
Wakil Presiden Mesir, Omar Suleiman dalam siaran melalui televisi nasional menyatakan bahwa Mubarak menyerahkan tampuk kekuasaannya itu kepada petinggi militer. 

Mereka adalah Anggota Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata Mesir yang terdiri dari Jenderal Omar Suleiman, wakil presiden dan mantan kepala intelijen, Pemimpin Tertinggi Militer yang juga Menteri Pertahanan Mohammed Hussein Tantawi, Kepala Staf Tentara Mesir, Letnan Jenderal Sami Anan, dan Menteri Penerbangan Sipil, Marsekal Ahmed Shafiq seperti yang dilansir Aljazeera.

Sebelumnya, Wakil Presiden Mesir, Omar Suleiman, mengatakan, Presiden Hosni Mubarak sudah menyatakan mundur dari kursi kekuasaannya

Demonstran gegap gempita menyambut mundurnya H Mubarok
"Dalam keadaan sulit yang dialami negeri ini, Presiden Hosni Mubarak sudah memutuskan untuk meninggalkan jabatan presiden," ungkap Suleiman.

Sontak, Pengumuman tersebut disambut gegap gempita massa aksi di Alun-alun Pembebasan, Kairo. Klakson-klakson mobil dibunyikan dan bendera Mesir dikibarkan di seluruh pelosok Kairo.
Mundurnya Presiden Mesir Husni Mubarak juga disambut baik rakyat Beirut, Lebanon, mundurnya Mubarak yang memimpin Mesir selama 30 tahun itu disambut oleh rakyat Beirut dengan menyalakan kembang api di pusa kota, bahkan cahaya kembang api tersebut mengepul menerangi langit Beirut.

Sementara itu, dalam tayangan televisi al-manar milih hizbullah faksi Syiah, sempat terlihat pembawa acara amr Nassef menjerit dengan emosional dan berteriak, "Allahu Akbar, Fir'aun sudah mati! apakah saya mimpi? Saya khawatir ini mimpi" spontan pembawa acara tersebut.

Mundurnya Mubarak juga disambut meriah oleh rakyat Mesir yang selama bebeapa Minggu ini telah melakukan serangkaian aksi protes dan telah menimbulkan jatuhnya korban jiwa.

 Husni Mubarak Menghilang

Keberadaan Mobarak pasca diumumkan telah mengundurkan diri saat ini simpang siur. Al Jazeera dan

New York Times melaporkan bahwa Mubarak sudah tidak ada di Mesir namun sebagian pejabat pemerintah sebelumnya mengatakan kepada AFP bahwa Mubarak meninggalkan Kairo tapi tidak ke luar negeri."Seorang pejabat barat mengabarkan Presiden Mubarak sudah tidak ada lagi di Kairo," demikian New York Times melaporkan, Jumat (11/02).

Sebelumnya, televisi Aljazeera berbahasa Arab menyatakan, keberadaan Mubarak saat ini penuh teka-teki. Mereka mengutip dari beberapa sumber, bahwa Mubarak sudah meninggalkan Mesir. "Kemungkinan Mubarak berada di Uni Emirat Arab," demikian Aljazeera. Namun belum ada sumber resmi yang mengonfirmasi hal ini.

Beberapa hari lalu sempat beredar kabar Mubarak  akan berobat di The Max Grundig Clinic, Jerman. Sebuah klinik eksklusif mewah yang terletak di ketinggian 800 meter di belakang daerah Black Forest, tenggara Jerman yang juga sebagai tempat wisata terkemuka. Klinik mewah ini sudah menjadi langganan para peimimpin dunia.

Sementara sebelumnya AFP melaporkan bahwa Presiden Mesir Hosni Mubarak dan keluarganya meninggalkan Kairo, Jumat, kata satu sumber pemerintah kepada AFP, dan seorang juru bicara partai berkuasa mengatakan bahwa ia kini berada di Sharm el-Sheikh. "Mubarak meninggalkan Kairo bersama seluruh keluarganya," kata sumber itu.

"Ia berada di Sharm el-Sheikh," kata juru bicara Partai Demokratis Nasional Mohammed Abdellah kepada AFP.

Ia meninggalkan ibukota Mesir itu pada hari ke-18 protes besar-besaran yang menuntut pengunduran dirinya segera. Ratusan ribu pemrotes menolak konsesi yang diumumkan Mubarak dan berjanji melanjutkan demonstrasi sampai tuntutan mereka dipenuhi.

Akhirnya , keinginan rakyat Mesir terkabul, Fir'aun sudah Tamat.

Source:
mus|ny times|aljazeera|afp 

-----------------------------------------

Husni Mubarak Mundur, Presiden Mesir yang memimpin negara tersebut selama 30 tahun akhirnya menyatakan dirinya mundur dari kursi kekuasaannya setelah negeri piramid itu diguncang prahara politik yang berbentuk aksi protes dan demonstrasi besar - besaran.


Menyambut kemenangan Demonstran mengibarkan bendera
Wakil Presiden Mesir, Omar Suleiman dalam siaran melalui televisi nasional menyatakan bahwa Mubarak menyerahkan tampuk kekuasaannya itu kepada petinggi militer. 

Mereka adalah Anggota Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata Mesir yang terdiri dari Jenderal Omar Suleiman, wakil presiden dan mantan kepala intelijen, Pemimpin Tertinggi Militer yang juga Menteri Pertahanan Mohammed Hussein Tantawi, Kepala Staf Tentara Mesir, Letnan Jenderal Sami Anan, dan Menteri Penerbangan Sipil, Marsekal Ahmed Shafiq seperti yang dilansir Aljazeera.

Sebelumnya, Wakil Presiden Mesir, Omar Suleiman, mengatakan, Presiden Hosni Mubarak sudah menyatakan mundur dari kursi kekuasaannya

Demonstran gegap gempita menyambut mundurnya H Mubarok
"Dalam keadaan sulit yang dialami negeri ini, Presiden Hosni Mubarak sudah memutuskan untuk meninggalkan jabatan presiden," ungkap Suleiman.

Sontak, Pengumuman tersebut disambut gegap gempita massa aksi di Alun-alun Pembebasan, Kairo. Klakson-klakson mobil dibunyikan dan bendera Mesir dikibarkan di seluruh pelosok Kairo.
Mundurnya Presiden Mesir Husni Mubarak juga disambut baik rakyat Beirut, Lebanon, mundurnya Mubarak yang memimpin Mesir selama 30 tahun itu disambut oleh rakyat Beirut dengan menyalakan kembang api di pusa kota, bahkan cahaya kembang api tersebut mengepul menerangi langit Beirut.

Sementara itu, dalam tayangan televisi al-manar milih hizbullah faksi Syiah, sempat terlihat pembawa acara amr Nassef menjerit dengan emosional dan berteriak, "Allahu Akbar, Fir'aun sudah mati! apakah saya mimpi? Saya khawatir ini mimpi" spontan pembawa acara tersebut.

Mundurnya Mubarak juga disambut meriah oleh rakyat Mesir yang selama bebeapa Minggu ini telah melakukan serangkaian aksi protes dan telah menimbulkan jatuhnya korban jiwa.

 Husni Mubarak Menghilang

Keberadaan Mobarak pasca diumumkan telah mengundurkan diri saat ini simpang siur. Al Jazeera dan

New York Times melaporkan bahwa Mubarak sudah tidak ada di Mesir namun sebagian pejabat pemerintah sebelumnya mengatakan kepada AFP bahwa Mubarak meninggalkan Kairo tapi tidak ke luar negeri."Seorang pejabat barat mengabarkan Presiden Mubarak sudah tidak ada lagi di Kairo," demikian New York Times melaporkan, Jumat (11/02).

Sebelumnya, televisi Aljazeera berbahasa Arab menyatakan, keberadaan Mubarak saat ini penuh teka-teki. Mereka mengutip dari beberapa sumber, bahwa Mubarak sudah meninggalkan Mesir. "Kemungkinan Mubarak berada di Uni Emirat Arab," demikian Aljazeera. Namun belum ada sumber resmi yang mengonfirmasi hal ini.

Beberapa hari lalu sempat beredar kabar Mubarak  akan berobat di The Max Grundig Clinic, Jerman. Sebuah klinik eksklusif mewah yang terletak di ketinggian 800 meter di belakang daerah Black Forest, tenggara Jerman yang juga sebagai tempat wisata terkemuka. Klinik mewah ini sudah menjadi langganan para peimimpin dunia.

Sementara sebelumnya AFP melaporkan bahwa Presiden Mesir Hosni Mubarak dan keluarganya meninggalkan Kairo, Jumat, kata satu sumber pemerintah kepada AFP, dan seorang juru bicara partai berkuasa mengatakan bahwa ia kini berada di Sharm el-Sheikh. "Mubarak meninggalkan Kairo bersama seluruh keluarganya," kata sumber itu.

"Ia berada di Sharm el-Sheikh," kata juru bicara Partai Demokratis Nasional Mohammed Abdellah kepada AFP.

Ia meninggalkan ibukota Mesir itu pada hari ke-18 protes besar-besaran yang menuntut pengunduran dirinya segera. Ratusan ribu pemrotes menolak konsesi yang diumumkan Mubarak dan berjanji melanjutkan demonstrasi sampai tuntutan mereka dipenuhi.

Akhirnya , keinginan rakyat Mesir terkabul, Fir'aun sudah Tamat.

Source:
mus|ny times|aljazeera|afp 

-----------------------------------------

Satelit Buatan Iran di resmikan

Presiden Mahmoud dalam pameran Roket Iran
Iran bukan saja terkenal sebagai negara yang ngotot memproduksi Nuklir dan tidak pernah mengindahkan peringatan Amerika Serikat, tetapi Negara ini juga terus mengupayakan perkembangan dan tekhnologinya melampaui kemajuan bangsa-bangsa lain di dunia. Salah satunya adalah membuat Satelit beserta roket peluncur buatan dalam negeri nya.


Senin 7 Februari 2011, Iran memamerkan empat satelit beserta roket peluncur buatannya. Negeri Parsi itu juga berencana meluncurkan salah satu satelit itu pada pertengahan tahun ini.

Menurut harian Tehran Times, Presiden Mahmoud Ahmadinejad, dan Menteri Pertahanan Ahmad Vahidi menyaksikan peresmian empat satelit bernama Rasad, Zafar, Fajr, dan Amir Kabir. Sedangkan roket baru mereka diberi nama Kavoshgar 4.

Iran pun memamerkan prototipe mesin satelit Safir-e-Fajr, yang masih dalam pembangunan tahap pertama dan kedua. Iran pun membuat fasilitas daur ulang untuk misi luar angkasa.

Satelit Amir Kabir, yang juga dikenal sebagai RU300, adalah satelit penelitian. Teknologi ini untuk menjalankan proyek penelitian yang berguna dalam menanggulangi bencana alam seperti banjir dan gempa bumi. Satelit itu akan diluncurkan sekitar pertengahan tahun ini.

Iran juga memfungsikan Fajr sebagai satelit pemantau bertenaga surya. Dua satelit lain, Rasad dan Zafar, akan berguna memantau cuaca, demarkasi perbatasan laut, dan topografi anak-anak sungai.

Menurut surat kabar berbahasa Inggris itu, Iran adalah salah satu dari 24 anggota pendiri Komite Antariksa PBB untuk Kepentingan Damai. Komite itu dibentuk pada 1959.

 source: Vivanews
--------------------------------------------
Presiden Mahmoud dalam pameran Roket Iran
Iran bukan saja terkenal sebagai negara yang ngotot memproduksi Nuklir dan tidak pernah mengindahkan peringatan Amerika Serikat, tetapi Negara ini juga terus mengupayakan perkembangan dan tekhnologinya melampaui kemajuan bangsa-bangsa lain di dunia. Salah satunya adalah membuat Satelit beserta roket peluncur buatan dalam negeri nya.


Senin 7 Februari 2011, Iran memamerkan empat satelit beserta roket peluncur buatannya. Negeri Parsi itu juga berencana meluncurkan salah satu satelit itu pada pertengahan tahun ini.

Menurut harian Tehran Times, Presiden Mahmoud Ahmadinejad, dan Menteri Pertahanan Ahmad Vahidi menyaksikan peresmian empat satelit bernama Rasad, Zafar, Fajr, dan Amir Kabir. Sedangkan roket baru mereka diberi nama Kavoshgar 4.

Iran pun memamerkan prototipe mesin satelit Safir-e-Fajr, yang masih dalam pembangunan tahap pertama dan kedua. Iran pun membuat fasilitas daur ulang untuk misi luar angkasa.

Satelit Amir Kabir, yang juga dikenal sebagai RU300, adalah satelit penelitian. Teknologi ini untuk menjalankan proyek penelitian yang berguna dalam menanggulangi bencana alam seperti banjir dan gempa bumi. Satelit itu akan diluncurkan sekitar pertengahan tahun ini.

Iran juga memfungsikan Fajr sebagai satelit pemantau bertenaga surya. Dua satelit lain, Rasad dan Zafar, akan berguna memantau cuaca, demarkasi perbatasan laut, dan topografi anak-anak sungai.

Menurut surat kabar berbahasa Inggris itu, Iran adalah salah satu dari 24 anggota pendiri Komite Antariksa PBB untuk Kepentingan Damai. Komite itu dibentuk pada 1959.

 source: Vivanews
--------------------------------------------

Arab Saudi akan membangun Reaktor Nuklir

Arab Saudi selama ini dikenal sebagai produsen terbesar minyak mentah se-dunia. Namun cadangan "emas hitam" di kerajaan Timur Tengah itu tak sebanyak yang digembar-gemborkan.

Penilaian itu diungkapkan seorang mantan eksekutif perusahaan minyak Saudi dalam suatu memo diplomatik Amerika Serikat (AS). yang bocor ke laman WikiLeaks. Bocoran memo itu dimuat oleh harian The Guardian.

Memo itu dikirim Kedubes AS di Saudi ke Washington DC pada 2007, yang mencatat analisis singkat dari Sadad al-Husseini. Dia adalah eksekutif perusahaan minyak pemerintah Saudi, Aramco, yang membidangi bidang eksplorasi dan produksi selama 12 tahun hingga 2004. Aramco mendominasi eksplorasi dan produksi minyak mentah di Saudi.

"Menurut al-Husseini, cadangan minyak Saudi tak sebanyak digambarkan dan rentang waktu produksinya tidak seperti yang dibayangkan oleh para eksekutif Aramco dan kalangan pengamat yang optimistis," demikian penggalan memo yang bocor itu.

Al-Husseini dilaporkan tidak sepakat dengan Aramco mengenai perkiraan total cadangan minyak di Saudi. Menurut laporan Kedubes AS, dia yakin bahwa jumlah cadangan minyak yang dikelola Aramco, yaitu sebesar 300 miliar barel, sudah berlebihan dan spekulatif. Dia justru ingin fokus kepada cadangan yang sudah terdeteksi.

Al-Husseini memperkirakan bahwa output tertinggi minyak mentah di Saudi hanya akan berlangsung selama 15 tahun. Artinya, setelah 2020 akan terjadi penurunan output yang berkelanjutan, dan penurunan itu tak bisa dicegah.

Proyeksi mantan eksekutif Aramco itu berdasarkan target pemerintah Saudi memproduksi minyak mentah sebanyak 12,5 juta barel per hari mulai 2009. Kalangan pengamat industri menilai target itu meleset karena lesunya perekonomian global, dan kurang memadainya kapasitas penyulingan tingkat global.

Menurut Badan Informasi Energi AS, seperti yang dikutip stasiun berita CNN, Saudi memproduksi 8,4 juta barel minyak mentah per hari dan sekitar 1,8 juta barel gas alam pada 2010. Namun pasokan untuk ekspor tergolong sedikit karena meningkatnya permintaan domestik.

Menurut memo dari Kedubes AS pada 2009, Saudi ingin membangun fasilitas sumber energi terbarukan, termasuk reaktor nuklir, untuk mengantisipasi berkurangnya persediaan minyak mentah dari perut Bumi demi memenuhi meningkatnya permintaan listrik. Tahun lalu, Saudi sudah mengumumkan rencana membangun dua reaktor nuklir.

source: vivanews 

--------------------------------------------------
Arab Saudi selama ini dikenal sebagai produsen terbesar minyak mentah se-dunia. Namun cadangan "emas hitam" di kerajaan Timur Tengah itu tak sebanyak yang digembar-gemborkan.

Penilaian itu diungkapkan seorang mantan eksekutif perusahaan minyak Saudi dalam suatu memo diplomatik Amerika Serikat (AS). yang bocor ke laman WikiLeaks. Bocoran memo itu dimuat oleh harian The Guardian.

Memo itu dikirim Kedubes AS di Saudi ke Washington DC pada 2007, yang mencatat analisis singkat dari Sadad al-Husseini. Dia adalah eksekutif perusahaan minyak pemerintah Saudi, Aramco, yang membidangi bidang eksplorasi dan produksi selama 12 tahun hingga 2004. Aramco mendominasi eksplorasi dan produksi minyak mentah di Saudi.

"Menurut al-Husseini, cadangan minyak Saudi tak sebanyak digambarkan dan rentang waktu produksinya tidak seperti yang dibayangkan oleh para eksekutif Aramco dan kalangan pengamat yang optimistis," demikian penggalan memo yang bocor itu.

Al-Husseini dilaporkan tidak sepakat dengan Aramco mengenai perkiraan total cadangan minyak di Saudi. Menurut laporan Kedubes AS, dia yakin bahwa jumlah cadangan minyak yang dikelola Aramco, yaitu sebesar 300 miliar barel, sudah berlebihan dan spekulatif. Dia justru ingin fokus kepada cadangan yang sudah terdeteksi.

Al-Husseini memperkirakan bahwa output tertinggi minyak mentah di Saudi hanya akan berlangsung selama 15 tahun. Artinya, setelah 2020 akan terjadi penurunan output yang berkelanjutan, dan penurunan itu tak bisa dicegah.

Proyeksi mantan eksekutif Aramco itu berdasarkan target pemerintah Saudi memproduksi minyak mentah sebanyak 12,5 juta barel per hari mulai 2009. Kalangan pengamat industri menilai target itu meleset karena lesunya perekonomian global, dan kurang memadainya kapasitas penyulingan tingkat global.

Menurut Badan Informasi Energi AS, seperti yang dikutip stasiun berita CNN, Saudi memproduksi 8,4 juta barel minyak mentah per hari dan sekitar 1,8 juta barel gas alam pada 2010. Namun pasokan untuk ekspor tergolong sedikit karena meningkatnya permintaan domestik.

Menurut memo dari Kedubes AS pada 2009, Saudi ingin membangun fasilitas sumber energi terbarukan, termasuk reaktor nuklir, untuk mengantisipasi berkurangnya persediaan minyak mentah dari perut Bumi demi memenuhi meningkatnya permintaan listrik. Tahun lalu, Saudi sudah mengumumkan rencana membangun dua reaktor nuklir.

source: vivanews 

--------------------------------------------------

Vaksin Flu Universal

Puluhan juta orang terkena flu tahun 2009. Sekarang para peneliti berhasil mengidentifikasi antibodi dalam darah yang dapat melindungi mereka dari perebakan flu pada masa depan, dan ini dapat mendorong pembuatan vaksin flu yang universal.


Tiap perebakan flu merupakan akibat berjangkitnya virus flu tertentu, yang membutuhkan vaksin tertentu juga.

Patrick Wilson dari Universitas Chicago dan rekan-rekannya mengadakan uji coba laboratorium yang menunjukkan antibodi yang dihasilkan oleh darah penderita flu babi menciptakan kekebalan bagi berbagai jenis flu, bukan hanya jenis flu yang diobati dengan vaksin-vaksin yang sekarang ada.

Wilson mengatakan, "Kami menemukan dalam sepuluh tahun terakhir ini antibodi ini bereaksi terhadap semua jenis virus H1N1. Antibodi ini juga mampu melawan virus yang menyebabkan pandemi flu tahun 1918 dan salah satu jenis virus berbahaya H5. Jadi antibodi ini punya spektrum luas untuk melawan berbagai jenis flu.”

Itu disebabkan karena antibodi yang dihasilkan sebagai tanggapan terhadap flu babi menyerang bagian-bagian virus yang umum ada dalam berbagai jenis flu. Mengidentifikasi bagian-bagian virus itu sangat sulit sebelum ini.

Jika uji coba berhasil, Patrick Wilson memperkirakan vaksin flu universal dapat dipasarkan dalam lima sampai 10 tahun. Penelitian Wilson diterbitkan dalam Journal of Experimental Medicine.

Source: voanews.com

------------------------------------
Puluhan juta orang terkena flu tahun 2009. Sekarang para peneliti berhasil mengidentifikasi antibodi dalam darah yang dapat melindungi mereka dari perebakan flu pada masa depan, dan ini dapat mendorong pembuatan vaksin flu yang universal.


Tiap perebakan flu merupakan akibat berjangkitnya virus flu tertentu, yang membutuhkan vaksin tertentu juga.

Patrick Wilson dari Universitas Chicago dan rekan-rekannya mengadakan uji coba laboratorium yang menunjukkan antibodi yang dihasilkan oleh darah penderita flu babi menciptakan kekebalan bagi berbagai jenis flu, bukan hanya jenis flu yang diobati dengan vaksin-vaksin yang sekarang ada.

Wilson mengatakan, "Kami menemukan dalam sepuluh tahun terakhir ini antibodi ini bereaksi terhadap semua jenis virus H1N1. Antibodi ini juga mampu melawan virus yang menyebabkan pandemi flu tahun 1918 dan salah satu jenis virus berbahaya H5. Jadi antibodi ini punya spektrum luas untuk melawan berbagai jenis flu.”

Itu disebabkan karena antibodi yang dihasilkan sebagai tanggapan terhadap flu babi menyerang bagian-bagian virus yang umum ada dalam berbagai jenis flu. Mengidentifikasi bagian-bagian virus itu sangat sulit sebelum ini.

Jika uji coba berhasil, Patrick Wilson memperkirakan vaksin flu universal dapat dipasarkan dalam lima sampai 10 tahun. Penelitian Wilson diterbitkan dalam Journal of Experimental Medicine.

Source: voanews.com

------------------------------------

Konflik Mesir memicu Perang Dunia III

Konflik Mesir
Terjadinya perang dunia (PD) III, dipicu semakin memanasnya konflik politik yang terjadi di Mesir, menurut beberapa kalangan masih terlalu jauh untuk sampai ke titik itu.

Analis hubungan internasional. Dewi Fortuna Anwar, menyatakan, perang dunia dapat terjadi jika melibatkan negara adidaya yang saling berhadapan.

“Kita dapat melihat pada perang dunia pertama dan kedua, yang mana disana dua negara adidaya berhadapan secara langsung. Hal inilah yang dapat memicu terjadi perang dunia,” ujarnya kepada Waspada Online, malam ini.

Ditanya mengenai efek domino yang mungkin terjadi diakibatkan beberapa konflik politik yang terjadi di timur tengah seperti di Mesir dan Tunisia, serta mulai bergejolaknya Yaman dan Yordania, Dewi Fortuna, mengatakan konflik yang terjadi di negara-negara tersebut masih bersifat lokal.
“Konflik di beberapa negara timur tengah masih bersifat lokal, dan belum dapat memicu terjadinya konflik global,” kata analis yang juga menjabat sebagai peneliti CSIS (Centre for Strategic and International Studies) ini.

Lanjutnya, yang terjadi di Mesir saat ini merupakan wujud ketidakpuasan rakyat terhadap pemerintahnya. Dan campur tangan asing ada disana, tidak secara terang-terangan.
“Apa yang terjadi di Mesir merupakan suatu konflik lokal karena tidak melibatkan negara lain secara langsung dalam konflik politik tersebut,” tuturnya.

Selain itu, menurutnya, negara adidaya yang ada saat ini hanyalah Amerika Serikat. Belum ada lawan yang sepadan dengannya untuk menjadi negara adidaya. Ini semakin menguatkan bahwa indikasi akan terjadinya perang dunia ketiga dipicu konflik politik Mesir masih jauh dari kenyataan.
“Rusia saat ini sudah tidak seperti dulu. Sementara Republik Rakyat Cina (RRC) yang digadang-gadang akan menjadi negara adidaya baru nyatanya belum dapat mengimbangi kekuatan Amerika, baik dari sisi ekonomi maupun militer,” katanya.

Menurutnya, yang mungkin terjadi saat ini adalah perang dingin antar negara adidaya yang berada di belakang kelompok-kelompok yang sedang berkonflik saat ini.
“Negara-negara adidaya saat ini enggan untuk berhadapan secara langsung, untuk itulah mereka menggunakan ‘pion-pionnya’ untuk saling bertemu,” ungkapnya.
Yang harus dilakukan Indonesia saat ini, menurutnya, adalah menevakuasi warga negaranya yang masih berada di Mesir. Dan tidak diperlukan suatu usaha diplomatik untuk membantu menyelesaikan krisis politik yang sedang terjadi.

“Yang terjadi disana merupakan konflik internal, dan tidak seharusnya kita sebagai negara asing untuk ikut campur dalam permasalahan tersebut,” imbuh dewi.
Namun, ditambahkannya, Indonesia dapat membantu jika konflik politik yang terjadi disana menyebabkan terjadinya krisis pangan, barulah kita dapat memebrikan bantuan dalam bentuk bahan pangan. Dan Indonesia juga dapat memberikan bantuan teknis jika transisi pemerintahan menuju demokrasi disana telah terwujud.

“Kalau mereka kelaparan, kita bisa bantu kirimkan bahan makanan. Atau kita berikan bantuan teknis jika transisi demokratisasi disana telah terwujud, karena kita telah lebih dulu mengalaminya,” pungkasnya.

Letak Mesir Strategis

Sebelumnya, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Syafi’i Maarif, menegaskan konflik di Mesir dapat memicu pecahnya Perang Dunia III. Sebab sebelum terjadi pertikaian politik yang menjurus perang terbuka antara kelompok yang pro Presiden Mesir Hosni Mubarak dan kelompok yang menginginkan Mubarak turun dari kursi presiden, telah terlebih dahulu terjadi konflik politik seperti di Tunisia.

Sementara itu, di Yaman dan Yordania juga sudah mulai tampak adanya gerakan. Namun, Arab Saudi belum ada gejolak politik karena kekayaan dikuasai sekitar 5-6 ribu pangeran dan rakyatnya dimakmurkan, sehingga perlawanan terhadap pemerintah yang berkuasa sangat kecil.
“Untuk Turki sangat kecil kemungkinan ada perlawanan terhadap pemerintah yang berkuasa, karena Turki lebih moderen,” katanya.

Kemungkinan konflik di Mesir akan memicu Perang Dunia III, karena negara itu mempunyai berbagai keuntungan di tingkat internasional. Mulai dari letak negara yang strategis hingga sebagai kawasan yang dilalui perdagangan dunia, termasuk minyak dan energi. Akibatnya, jika konflik di sana tidak segera selesai akan dapat memicu perang.

Terkait dengan desakan agar Presiden Hosni Mubarak mundur, menurut Syafi’i, tanpa diminta mundur pun nantinya Mubarak akan mundur dengan sendirinya. “Tanpa diminta turun pun, Hosni Mubarak akan turun karena tidak mungkin akan bertahan,” ujarnya.

Syafi’i Maarif menyatakan, untuk menyelesaikan konflik tidak dapat dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Apalagi, bila Indonesia bertindak sebagai mediator untuk menyelesaikan konflik di Mesir, meski berpenduduk dengan umat muslim terbesar di dunia.
“Waktu Presiden AS Bush menginvasi Afghanistan, Indonesia tidak bisa berbuat banyak. Bagi umat Islam, yang bisa dilakukan adalah bagaimana umat Islam itu selalu sadar,” pungkas Syafi’i. 

Source:Waspada / foto:dok
Konflik Mesir
Terjadinya perang dunia (PD) III, dipicu semakin memanasnya konflik politik yang terjadi di Mesir, menurut beberapa kalangan masih terlalu jauh untuk sampai ke titik itu.

Analis hubungan internasional. Dewi Fortuna Anwar, menyatakan, perang dunia dapat terjadi jika melibatkan negara adidaya yang saling berhadapan.

“Kita dapat melihat pada perang dunia pertama dan kedua, yang mana disana dua negara adidaya berhadapan secara langsung. Hal inilah yang dapat memicu terjadi perang dunia,” ujarnya kepada Waspada Online, malam ini.

Ditanya mengenai efek domino yang mungkin terjadi diakibatkan beberapa konflik politik yang terjadi di timur tengah seperti di Mesir dan Tunisia, serta mulai bergejolaknya Yaman dan Yordania, Dewi Fortuna, mengatakan konflik yang terjadi di negara-negara tersebut masih bersifat lokal.
“Konflik di beberapa negara timur tengah masih bersifat lokal, dan belum dapat memicu terjadinya konflik global,” kata analis yang juga menjabat sebagai peneliti CSIS (Centre for Strategic and International Studies) ini.

Lanjutnya, yang terjadi di Mesir saat ini merupakan wujud ketidakpuasan rakyat terhadap pemerintahnya. Dan campur tangan asing ada disana, tidak secara terang-terangan.
“Apa yang terjadi di Mesir merupakan suatu konflik lokal karena tidak melibatkan negara lain secara langsung dalam konflik politik tersebut,” tuturnya.

Selain itu, menurutnya, negara adidaya yang ada saat ini hanyalah Amerika Serikat. Belum ada lawan yang sepadan dengannya untuk menjadi negara adidaya. Ini semakin menguatkan bahwa indikasi akan terjadinya perang dunia ketiga dipicu konflik politik Mesir masih jauh dari kenyataan.
“Rusia saat ini sudah tidak seperti dulu. Sementara Republik Rakyat Cina (RRC) yang digadang-gadang akan menjadi negara adidaya baru nyatanya belum dapat mengimbangi kekuatan Amerika, baik dari sisi ekonomi maupun militer,” katanya.

Menurutnya, yang mungkin terjadi saat ini adalah perang dingin antar negara adidaya yang berada di belakang kelompok-kelompok yang sedang berkonflik saat ini.
“Negara-negara adidaya saat ini enggan untuk berhadapan secara langsung, untuk itulah mereka menggunakan ‘pion-pionnya’ untuk saling bertemu,” ungkapnya.
Yang harus dilakukan Indonesia saat ini, menurutnya, adalah menevakuasi warga negaranya yang masih berada di Mesir. Dan tidak diperlukan suatu usaha diplomatik untuk membantu menyelesaikan krisis politik yang sedang terjadi.

“Yang terjadi disana merupakan konflik internal, dan tidak seharusnya kita sebagai negara asing untuk ikut campur dalam permasalahan tersebut,” imbuh dewi.
Namun, ditambahkannya, Indonesia dapat membantu jika konflik politik yang terjadi disana menyebabkan terjadinya krisis pangan, barulah kita dapat memebrikan bantuan dalam bentuk bahan pangan. Dan Indonesia juga dapat memberikan bantuan teknis jika transisi pemerintahan menuju demokrasi disana telah terwujud.

“Kalau mereka kelaparan, kita bisa bantu kirimkan bahan makanan. Atau kita berikan bantuan teknis jika transisi demokratisasi disana telah terwujud, karena kita telah lebih dulu mengalaminya,” pungkasnya.

Letak Mesir Strategis

Sebelumnya, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Syafi’i Maarif, menegaskan konflik di Mesir dapat memicu pecahnya Perang Dunia III. Sebab sebelum terjadi pertikaian politik yang menjurus perang terbuka antara kelompok yang pro Presiden Mesir Hosni Mubarak dan kelompok yang menginginkan Mubarak turun dari kursi presiden, telah terlebih dahulu terjadi konflik politik seperti di Tunisia.

Sementara itu, di Yaman dan Yordania juga sudah mulai tampak adanya gerakan. Namun, Arab Saudi belum ada gejolak politik karena kekayaan dikuasai sekitar 5-6 ribu pangeran dan rakyatnya dimakmurkan, sehingga perlawanan terhadap pemerintah yang berkuasa sangat kecil.
“Untuk Turki sangat kecil kemungkinan ada perlawanan terhadap pemerintah yang berkuasa, karena Turki lebih moderen,” katanya.

Kemungkinan konflik di Mesir akan memicu Perang Dunia III, karena negara itu mempunyai berbagai keuntungan di tingkat internasional. Mulai dari letak negara yang strategis hingga sebagai kawasan yang dilalui perdagangan dunia, termasuk minyak dan energi. Akibatnya, jika konflik di sana tidak segera selesai akan dapat memicu perang.

Terkait dengan desakan agar Presiden Hosni Mubarak mundur, menurut Syafi’i, tanpa diminta mundur pun nantinya Mubarak akan mundur dengan sendirinya. “Tanpa diminta turun pun, Hosni Mubarak akan turun karena tidak mungkin akan bertahan,” ujarnya.

Syafi’i Maarif menyatakan, untuk menyelesaikan konflik tidak dapat dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Apalagi, bila Indonesia bertindak sebagai mediator untuk menyelesaikan konflik di Mesir, meski berpenduduk dengan umat muslim terbesar di dunia.
“Waktu Presiden AS Bush menginvasi Afghanistan, Indonesia tidak bisa berbuat banyak. Bagi umat Islam, yang bisa dilakukan adalah bagaimana umat Islam itu selalu sadar,” pungkas Syafi’i. 

Source:Waspada / foto:dok

Hosni Mubarak akan meninggalkan Mesir

Suasana demo di Tahrir square-rimanews
Diktator Hosni Mubarak akan meninggalkan Mesir menuju Jerman karena alasan kesehatan. Demikian dilaporkan media-media massa Barat.

Koran New York Times melaporkan, "Mubarak akan meninggalkan Sharm El-Sheikh menuju Jerman. Ini adalah langkah keluarnya Mubarak dengan cara terhormat." Laporan itu juga menyebutkan, " Keluarnya Mubarak itu dirancang oleh Kamar Ide AS yang dibentuk untuk mengatasi krisis Mesir."

Pada hari Jumat yang juga hari kesebelas aksi demo anti-Mubarak, jutaan warga kembali menyuarakan yel-yel yang menuntut Mubarak segera mundur dari jabatannya. Bahkan mereka juga meminta Mubarak bukan hanya mundur, tapi juga harus diadili. 

Hari Jumat disebut sebagai Hari Lengsernya Mubarak. Para pendemo juga memutuskan batas akhir bagi Mubarak supaya mundur, kemarin. Akan tetapi hingga berita ini dikeluarkan, Mubarak belum mundur.
Kemungkinan bertolaknya Mubarak ke Jerman karena sakit mengingatkan larinya Mohammad Reza Shah yang meninggalkan Iran untuk berobat.

Israel khawatir konflik di Mesir

Selain mendesak mundur Presiden Mesir Hosni Mubarak mundur,Ikhwanul Muslimin juga menyatakan ingin melihat warga Mesir Berperang melawan Israel.

Muhammad Ghannem mengeluarkan pernyataan tersebut kepada media Iran Al-Alam pada hari Senin 1 Februari. Ia juga menilai Terusan Suez untuk ditutup, agar aliran gas dari Mesir menuju Israel dapat ditutup.

"Rakyat Mesir harus siap berperang melawan Israel," ungkap Ghannem seraya menambahkan dunia harus mengerti tentang keadaan rakyat Mesir. Ghannem juga memuji Militer Mesir yang tidak melakukan perlawanan terhadap rakyatnya sendiri.
"Rakyat Mesir lebih dari siap untuk menyingkirkan rezim (Mubarak) ini," lanjut Ghannem. 

Jika Presiden Hosni Mubarak Tumbang, Israel sebagai sekutu dekat mesir akan terancam. Kepala Bidang Politik dan Keamanan Departemen Pertahanan, Amos Gilad memperingatkan berkuasanya Ikhwanul Muslimin di Mesir. 

Seperti dilaporkan al-Quds - mengutip Palestine al-Yaum-, Amos Gilad seraya menyatakan kekhawatirannya tersebut menandaskan, berkuasanya Ikhwanul Muslimin di Mesir merusak perimbangan politik di Timur Tengah dan akan mengakibatkan instabilitas permanen di kawasan. 
Amos menyebut, Ikhwanul Muslimin sebagai kekuatan sejati di kawasan.

Hubungan Mesir, Amerika dan Israel selanjutnya

Mesir telah menjadi bagian terpenting dari strategi Amerika di Timur Tengah. Salah satu kekhawatiran utama jika rezim Presiden Hosni Mubarak tumbang adalah, pemerintah baru mungkin kurang bersahabat dengan Washington dan bisa jadi akan membatalkan perjanjian damai dengan Israel yang telah berlangsung selama 32 tahun.

Mesir adalah negara pertama yang membuat perjanjian damai bersejarah dengan Israel tahun 1979, tetapi dikenal di Timur Tengah sebagai "perdamaian dingin." Kedua pemerintah bekerjasama dalam bidang keamanan dan ekonomi, tetapi ada sedikit kehangatan di antara rakyat.

Di Mesir, menganggap Presiden Hosni Mubarak sebagai orang Yahudi adalah salah satu penghinaan terburuk yang bisa dibayangkan. Dalam beberapa hari terakhir, pemimpin Mesir itu muncul pada beberapa poster demonstran anti-pemerintah dengan Bintang Daud dicat di dahinya.

Tetapi sebagian besar para demonstran muda anti-Mubarak, seperti Essam Nermine 20 tahun, berfokus pada hal-hal lain.
"Kami tidak punya masalah dengan Amerika. Dengan Israel, saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Tetapi jika [Mubarak] tidak punya masalah dengan orang asing, dia punya masalah besar dengan orang Mesir. Ini lebih dari cukup!", demikian kata Essam.

Pihak oposisi politik juga lebih melihat ke dalam. George Ishaq dari partai Kefaya mengatakan masih terlalu dini untuk membuat asumsi mengenai kebijakan pasca-Mubarak.
Ishaq mengingatkan, "Jangan membuat visi terlebih dahulu, karena hidup kami sangat terganggu."
Tapi jelas ada sentimen anti-Israel dan anti-Amerika di pihak oposisi. Persaudaraan muslim (Ikhwanul Muslimin) sering menuduh Presiden Mubarak memihak kepentingan Israel dan Amerika daripada rakyat Mesir.

Dan bahkan oposisi dari golongan moderat, seperti halnya Ishaq, ragu ketika ditanya tentang masa depan perjanjian damai dengan Israel.
Menurut Ishaq, "Tidak ada perjanjian yang bisa bertahan selama 30 tahun tanpa sesuatu perubahan."

Dan perubahan adalah yang ingin dicegah demonstran pendukung  Mubarak. Salah seorang pendukung Mubarak mengatakan bahwa rezim Mubarak telah menjadi benteng dalam menentang radikalisasi di Mesir.  Ia mengatakan, "Kita (bisa) melihat apa yang terjadi di Irak dan negara-negara lain. Kami ingin alasan untuk menang.”

Pihak oposisi terdiri dari pengawal tua dan generasi muda. Dan keduanya tampaknya setuju bahwa tidak akan ada perubahan kebijakan luar negeri di Mesir pasca-Mubarak – paling tidak sebelum mereka menyelesaikan masalah mereka sendiri.

Source: rimanews
Suasana demo di Tahrir square-rimanews
Diktator Hosni Mubarak akan meninggalkan Mesir menuju Jerman karena alasan kesehatan. Demikian dilaporkan media-media massa Barat.

Koran New York Times melaporkan, "Mubarak akan meninggalkan Sharm El-Sheikh menuju Jerman. Ini adalah langkah keluarnya Mubarak dengan cara terhormat." Laporan itu juga menyebutkan, " Keluarnya Mubarak itu dirancang oleh Kamar Ide AS yang dibentuk untuk mengatasi krisis Mesir."

Pada hari Jumat yang juga hari kesebelas aksi demo anti-Mubarak, jutaan warga kembali menyuarakan yel-yel yang menuntut Mubarak segera mundur dari jabatannya. Bahkan mereka juga meminta Mubarak bukan hanya mundur, tapi juga harus diadili. 

Hari Jumat disebut sebagai Hari Lengsernya Mubarak. Para pendemo juga memutuskan batas akhir bagi Mubarak supaya mundur, kemarin. Akan tetapi hingga berita ini dikeluarkan, Mubarak belum mundur.
Kemungkinan bertolaknya Mubarak ke Jerman karena sakit mengingatkan larinya Mohammad Reza Shah yang meninggalkan Iran untuk berobat.

Israel khawatir konflik di Mesir

Selain mendesak mundur Presiden Mesir Hosni Mubarak mundur,Ikhwanul Muslimin juga menyatakan ingin melihat warga Mesir Berperang melawan Israel.

Muhammad Ghannem mengeluarkan pernyataan tersebut kepada media Iran Al-Alam pada hari Senin 1 Februari. Ia juga menilai Terusan Suez untuk ditutup, agar aliran gas dari Mesir menuju Israel dapat ditutup.

"Rakyat Mesir harus siap berperang melawan Israel," ungkap Ghannem seraya menambahkan dunia harus mengerti tentang keadaan rakyat Mesir. Ghannem juga memuji Militer Mesir yang tidak melakukan perlawanan terhadap rakyatnya sendiri.
"Rakyat Mesir lebih dari siap untuk menyingkirkan rezim (Mubarak) ini," lanjut Ghannem. 

Jika Presiden Hosni Mubarak Tumbang, Israel sebagai sekutu dekat mesir akan terancam. Kepala Bidang Politik dan Keamanan Departemen Pertahanan, Amos Gilad memperingatkan berkuasanya Ikhwanul Muslimin di Mesir. 

Seperti dilaporkan al-Quds - mengutip Palestine al-Yaum-, Amos Gilad seraya menyatakan kekhawatirannya tersebut menandaskan, berkuasanya Ikhwanul Muslimin di Mesir merusak perimbangan politik di Timur Tengah dan akan mengakibatkan instabilitas permanen di kawasan. 
Amos menyebut, Ikhwanul Muslimin sebagai kekuatan sejati di kawasan.

Hubungan Mesir, Amerika dan Israel selanjutnya

Mesir telah menjadi bagian terpenting dari strategi Amerika di Timur Tengah. Salah satu kekhawatiran utama jika rezim Presiden Hosni Mubarak tumbang adalah, pemerintah baru mungkin kurang bersahabat dengan Washington dan bisa jadi akan membatalkan perjanjian damai dengan Israel yang telah berlangsung selama 32 tahun.

Mesir adalah negara pertama yang membuat perjanjian damai bersejarah dengan Israel tahun 1979, tetapi dikenal di Timur Tengah sebagai "perdamaian dingin." Kedua pemerintah bekerjasama dalam bidang keamanan dan ekonomi, tetapi ada sedikit kehangatan di antara rakyat.

Di Mesir, menganggap Presiden Hosni Mubarak sebagai orang Yahudi adalah salah satu penghinaan terburuk yang bisa dibayangkan. Dalam beberapa hari terakhir, pemimpin Mesir itu muncul pada beberapa poster demonstran anti-pemerintah dengan Bintang Daud dicat di dahinya.

Tetapi sebagian besar para demonstran muda anti-Mubarak, seperti Essam Nermine 20 tahun, berfokus pada hal-hal lain.
"Kami tidak punya masalah dengan Amerika. Dengan Israel, saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Tetapi jika [Mubarak] tidak punya masalah dengan orang asing, dia punya masalah besar dengan orang Mesir. Ini lebih dari cukup!", demikian kata Essam.

Pihak oposisi politik juga lebih melihat ke dalam. George Ishaq dari partai Kefaya mengatakan masih terlalu dini untuk membuat asumsi mengenai kebijakan pasca-Mubarak.
Ishaq mengingatkan, "Jangan membuat visi terlebih dahulu, karena hidup kami sangat terganggu."
Tapi jelas ada sentimen anti-Israel dan anti-Amerika di pihak oposisi. Persaudaraan muslim (Ikhwanul Muslimin) sering menuduh Presiden Mubarak memihak kepentingan Israel dan Amerika daripada rakyat Mesir.

Dan bahkan oposisi dari golongan moderat, seperti halnya Ishaq, ragu ketika ditanya tentang masa depan perjanjian damai dengan Israel.
Menurut Ishaq, "Tidak ada perjanjian yang bisa bertahan selama 30 tahun tanpa sesuatu perubahan."

Dan perubahan adalah yang ingin dicegah demonstran pendukung  Mubarak. Salah seorang pendukung Mubarak mengatakan bahwa rezim Mubarak telah menjadi benteng dalam menentang radikalisasi di Mesir.  Ia mengatakan, "Kita (bisa) melihat apa yang terjadi di Irak dan negara-negara lain. Kami ingin alasan untuk menang.”

Pihak oposisi terdiri dari pengawal tua dan generasi muda. Dan keduanya tampaknya setuju bahwa tidak akan ada perubahan kebijakan luar negeri di Mesir pasca-Mubarak – paling tidak sebelum mereka menyelesaikan masalah mereka sendiri.

Source: rimanews

Revolusi siap meletus di Yordania

Demonstrasi di Yordania-Rimanews
Ratusan warga Yordania berkumpul di luar kantor perdana menteri di ibukota, Amman, menyerukan reformasi politik dan ekonomi yang luas dan cepat.

Sekitar seribu demonstran berbaris menuju kantor perdana menteri seusai shalat Jumat dan mendesak Marouf Bakhit, PM Yordania yang baru diangkat, untuk melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.

Para demonstran mengatakan bahwa mereka menuntut reformasi pemerintah lebih dari sekedar penunjukan perdana menteri baru. Protes diselenggarakan oleh Front Aksi Islam (IAF), sayap politik Ikhwanul Muslimin Yordania.

Pada hari Selasa, setelah tiga pekan protes anti pemerintah, Raja Abdullah memecat Perdana Menteri Samir Rifai dan menunjuk Marouf Bakhit untuk menempati posisi itu. Raja Abdullah memerintahkan Bakhit untuk mengambil langkah-langkah praktis, cepat dan nyata guna memulai reformasi.

Meski demikian, kelompok oposisi menilai Bakhit bukan seorang reformis. "Kami ingin ada keseriusan pemerintah. Sebuah reformasi sejati. Kami ingin mengambil inisiatif dan menjadi mitra pemerintah dalam membuat keputusan," kata Sekjen IAF, Hamzeh Mansour.
"Kami ingin kebebasan, bukan undang-undang darurat. Kita membutuhkan sebuah pemerintah untuk menangani kemiskinan," teriak para pengunjuk rasa.

Protes itu terjadi sehari setelah Raja Abdullah mengadakan pertemuan langka dengan tokoh kunci Ikhwanul Muslimin di istana kerajaan dalam upaya untuk meredakan ketegangan antara pemerintah dan oposisi Yordania.

source: rimanews
Demonstrasi di Yordania-Rimanews
Ratusan warga Yordania berkumpul di luar kantor perdana menteri di ibukota, Amman, menyerukan reformasi politik dan ekonomi yang luas dan cepat.

Sekitar seribu demonstran berbaris menuju kantor perdana menteri seusai shalat Jumat dan mendesak Marouf Bakhit, PM Yordania yang baru diangkat, untuk melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.

Para demonstran mengatakan bahwa mereka menuntut reformasi pemerintah lebih dari sekedar penunjukan perdana menteri baru. Protes diselenggarakan oleh Front Aksi Islam (IAF), sayap politik Ikhwanul Muslimin Yordania.

Pada hari Selasa, setelah tiga pekan protes anti pemerintah, Raja Abdullah memecat Perdana Menteri Samir Rifai dan menunjuk Marouf Bakhit untuk menempati posisi itu. Raja Abdullah memerintahkan Bakhit untuk mengambil langkah-langkah praktis, cepat dan nyata guna memulai reformasi.

Meski demikian, kelompok oposisi menilai Bakhit bukan seorang reformis. "Kami ingin ada keseriusan pemerintah. Sebuah reformasi sejati. Kami ingin mengambil inisiatif dan menjadi mitra pemerintah dalam membuat keputusan," kata Sekjen IAF, Hamzeh Mansour.
"Kami ingin kebebasan, bukan undang-undang darurat. Kita membutuhkan sebuah pemerintah untuk menangani kemiskinan," teriak para pengunjuk rasa.

Protes itu terjadi sehari setelah Raja Abdullah mengadakan pertemuan langka dengan tokoh kunci Ikhwanul Muslimin di istana kerajaan dalam upaya untuk meredakan ketegangan antara pemerintah dan oposisi Yordania.

source: rimanews

Setelah Mesir,Tunisia dan Yaman, Kini Sudan Bergejolak

Demonstrasi Mesir
Setelah pergolakan dan kemelut di Mesir, menuntut Husni Mubarak turun dari tahta kepresidenan setelah berkuasa 32 tahun, gerakan menuntut perubahan dan penggulingan Presiden merembet ke Tunisia, Yaman dan kemudian Sudan.

Demonstrasi Tunisia
Rakyat Tunisia Turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa menuntut Presiden Ben Ali yang sudah 30 tahun berkuasa, turun dari jabatannya, walhasil Ben Ali kabur dari negaranya keluar negeri.

Gejolak perubahan juga melanda negeri Yaman, unjuk rasa menentang pemerintah juga terjadi di Yaman hari Kamis (3/2). Puluhan ribu rakyat Yaman turun ke jalan di kota Sanaa, menuntut Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh turun dari tahtanya setelah berkuasa 32 tahun.

Sementara itu, Sudan juga mulai bergolak, sebelumnya Hasil awal referendum yang digelar awal bulan Januari 2011 menunjukan lebih dari 99 persen warga Sudan Selatan ingin melepaskan diri dari utara.

Referendum Sudan selatan
Pemerintahan Sudan di Khartoum menjamin akan mengakui hasil jajak pendapat tersebut. Dengan adanya pemisahan negara ini, maka pemerintahan Sudan di Khartoum akan kehilangan sepertiga teritorialnya dan dua pertiga kawasan ladang minyaknya.

Pada Minggu pagi, seorang saksi mata Reuters mengatakan polisi anti huru hara yang bersenjata menembakkan gas air mata dan mengepung mahasiswa di dua universitas ibu kota itu (30/1).

Ratusan polisi bersenjata berat mulai mematroli seluruh jalan utama Khartoum, Minggu pagi, sementara para pemuda mulai berkumpul.
Surat-surat kabar pemerintah di halaman depan menyiarkan pesan yang memerintahkan penduduk tidak turun ke jalan-jalan.

Kelompok-kelompok bermunculan di jejaring sosial dan laman-laman internet Sudan, yang menamakan diri mereka "Pemuda untuk Perubahan" dan "The Spark", sejak pemberontakan rakyat di Tunisia dan sekutu dekatnya Mesir bulan ini. Satu kelompok Facebook menarik hampir 15.000 anggota sampai Minggu pagi.

Pesan-pesan di facebook itu menyarankan para penyelenggara melakukan pemberontakan seperti Mesir dan menggulingkan pemerintah Khartoum, yang mereka tuduh mengekang kebebasan dan menyebabkan harga tinggi.
Demonstrasi Mesir
Setelah pergolakan dan kemelut di Mesir, menuntut Husni Mubarak turun dari tahta kepresidenan setelah berkuasa 32 tahun, gerakan menuntut perubahan dan penggulingan Presiden merembet ke Tunisia, Yaman dan kemudian Sudan.

Demonstrasi Tunisia
Rakyat Tunisia Turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa menuntut Presiden Ben Ali yang sudah 30 tahun berkuasa, turun dari jabatannya, walhasil Ben Ali kabur dari negaranya keluar negeri.

Gejolak perubahan juga melanda negeri Yaman, unjuk rasa menentang pemerintah juga terjadi di Yaman hari Kamis (3/2). Puluhan ribu rakyat Yaman turun ke jalan di kota Sanaa, menuntut Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh turun dari tahtanya setelah berkuasa 32 tahun.

Sementara itu, Sudan juga mulai bergolak, sebelumnya Hasil awal referendum yang digelar awal bulan Januari 2011 menunjukan lebih dari 99 persen warga Sudan Selatan ingin melepaskan diri dari utara.

Referendum Sudan selatan
Pemerintahan Sudan di Khartoum menjamin akan mengakui hasil jajak pendapat tersebut. Dengan adanya pemisahan negara ini, maka pemerintahan Sudan di Khartoum akan kehilangan sepertiga teritorialnya dan dua pertiga kawasan ladang minyaknya.

Pada Minggu pagi, seorang saksi mata Reuters mengatakan polisi anti huru hara yang bersenjata menembakkan gas air mata dan mengepung mahasiswa di dua universitas ibu kota itu (30/1).

Ratusan polisi bersenjata berat mulai mematroli seluruh jalan utama Khartoum, Minggu pagi, sementara para pemuda mulai berkumpul.
Surat-surat kabar pemerintah di halaman depan menyiarkan pesan yang memerintahkan penduduk tidak turun ke jalan-jalan.

Kelompok-kelompok bermunculan di jejaring sosial dan laman-laman internet Sudan, yang menamakan diri mereka "Pemuda untuk Perubahan" dan "The Spark", sejak pemberontakan rakyat di Tunisia dan sekutu dekatnya Mesir bulan ini. Satu kelompok Facebook menarik hampir 15.000 anggota sampai Minggu pagi.

Pesan-pesan di facebook itu menyarankan para penyelenggara melakukan pemberontakan seperti Mesir dan menggulingkan pemerintah Khartoum, yang mereka tuduh mengekang kebebasan dan menyebabkan harga tinggi.

Banjir di Malaysia menerjang 5 wilayah

Banjir di Malaysia (Foto: The Star)
Banjir bandang menerjang setidaknya 5 wilayah di Malaysia. Laporan sementara menyebutkan, sebanyak 3 orang tewas dan 46.000 orang lainnya diungsikan ke posko-posko bantuan.

Wilayah yang terkena banjir antara lain Johor, Negri Sembilan, Pahang, Malacca dan Sabah. Saluran komunikasi di wilayah-wilayah tersebut saat ini terputus.

Seperti dikutip dari The Star, Senin (31/1/2011), wilayah yang paling parah terkena banjir adalah Johor. Situasi kian memburuk pada sekitar pukul 21.20 waktu setempat di mana 42.302 orang dari distrik seperti Muar dan Kota Tinggi diungsikan.

Sedangkan, sisa jumlah penduduk yang dievakuasi sebanyak 1.921 mayoritas berasal dari empat distrik di Negri Sembilan.

Hujan deras turun di Malaysia sejak Minggu. Ribuan komuter yang ingin kembali ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Imlek terhambat karena banjir juga menggenangi rel kereta api. KTM Berhad terpaksa membatalkan beberapa layanan kereta api di Negri Sembilan dan Johor.

Masih menurut The Star, Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Mohd Najib Tun Razak berharap dapat mengunjungi para korban banjir di Johor, Selasa, ini.


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Banjir di Malaysia (Foto: The Star)
Banjir bandang menerjang setidaknya 5 wilayah di Malaysia. Laporan sementara menyebutkan, sebanyak 3 orang tewas dan 46.000 orang lainnya diungsikan ke posko-posko bantuan.

Wilayah yang terkena banjir antara lain Johor, Negri Sembilan, Pahang, Malacca dan Sabah. Saluran komunikasi di wilayah-wilayah tersebut saat ini terputus.

Seperti dikutip dari The Star, Senin (31/1/2011), wilayah yang paling parah terkena banjir adalah Johor. Situasi kian memburuk pada sekitar pukul 21.20 waktu setempat di mana 42.302 orang dari distrik seperti Muar dan Kota Tinggi diungsikan.

Sedangkan, sisa jumlah penduduk yang dievakuasi sebanyak 1.921 mayoritas berasal dari empat distrik di Negri Sembilan.

Hujan deras turun di Malaysia sejak Minggu. Ribuan komuter yang ingin kembali ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Imlek terhambat karena banjir juga menggenangi rel kereta api. KTM Berhad terpaksa membatalkan beberapa layanan kereta api di Negri Sembilan dan Johor.

Masih menurut The Star, Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Mohd Najib Tun Razak berharap dapat mengunjungi para korban banjir di Johor, Selasa, ini.


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Banjir Melanda Australia,Terparah sejak 100 tahun terakhir

Bencana Banjir Terparah sejak seratus tahun terakhir, melanda Australia bahkan wilayah yang diterjang Banjir mirip tsunami ini semakin meluas. Air bergulung setinggi 2 meter sampai 5,5 meter menyapu apapun yang di lewatinya, dan memaksa warga mengungsi untuk menghindari bertambahnya jumlah korban yang semakin bertambah.

Setidaknya 20 orang sudah dinyatakan tewas sementara ratusan lainnya hilang akibat bencana ini.
Pertokoan maupun perkantoran terpaksa meliburkan seluruh karyawannya karena gedung-gedungnya terendam air, dan pemerintah Australia menyatakan Darurat Bencana mulai 12 Januari 2011 yang lalu.
Banjir yang melanda Benua ini sudah dimulai sejak awal Desember Tahun lalu dan hingga kini belum juga mereda. Berikut ini Kronologisnya:
 Desember 2010
Kota Melbourne Australia, pada 1 Desember 2010 lalu  nyaris lumpuh akibat banjir yang tiba-tiba saja melanda. Bandara Melbourne sendiri menjadi wilayah yang paling parah terimbas banjir ini.
Badan Meteorologi Australia sampai harus mengeluarkan peringatan banjir mendadak yang dapat melanda kapan saja.

"Hujan deras diperkirakan akan mencapai puncaknya saat warga baru pulang ke rumah dari kantor. Kondisi ini dapat menimbulkan banjir kilat yang tentunya dapat menimbulkan masalah," ungkap pejabat Badan Meteorologi Australia, waktu itu seperti dikutip News.com.au, Rabu (1/12/2010).

Dinas Keadaan Darurat Australia (SES) mengaku mendapatkan 80 telepon permintaan pertolongan, dari wilayah Lilydale dan Croydon.   

Juru bicara SES Jilly Charlwood mengatakan pihaknya menerima lebih dari 80 telepon permintaan pertolongan dari Croydon dan 18 telepon dari Lilydale. Umumnya meminta bantuan setelah banjir kilat melanda.
  
Sepekan kemudian ribuan penduduk Australia terlantar dan sejumlah penduduk lainnya dievakuasi ketika air banjir merendam kota New South Wales, Australia, 6/12/2010
Daerah yang ada di bagian tenggara Australia itu telah ditetapkan sebagai wilayah bencana alam seiring dengan meluapnya sungai sehingga membanjiri jalan raya. Permukaan air masih akan terus bertambah tinggi dan memaksa pemerintah setempat menutup akses jalan raya.

"Saat ini kami mengantisipasi kemungkinan banjir susulan dan bertambah tingginya permukaan air. Kami memperkirakan dalam beberapa hari ke depan aliran air akan mengarah ke barat," Seperti dikutip premier kota New South Wales Kristina Keneally, dari AFP, Senin (6/12/2010).

Dinas Pelayanan Darurat Kota melaporkan sekira 4.000 penduduk masih terisolasi di wilayah tempat tinggalnya dan 1.500 penduduk lainnya telah dievakuasi.

"Total dari 34 titik di New South Wales telah ditetapkan sebagai wilayah bencana," ujar Keneally lagi. Dari jumlah tersebut, 17 titik diantaranya telah ditetapkan sebagai wilayah bencana sejak beberapa hari lalu.

Walikota Wagga Wayne Geale mengatakan ini adalah bencana banjir terburuk yang pernah dilihatnya sejak tahun 1974.

"Ini akan menjadi lebih buruk dari tahun 1974 ketika banjir besar terjadi. Pada saat itu tanggul sungai hampir jebol," pungkas Geale.
 Januari 2011

Mulai Senin (4/1/2010) Pemerintah Australia menyatakan keadaan darurat bencana, menyusul bencana banjir yang melanda wilayah tenggara Australia.
Sebelumnya 1.200 warga di Coonamble, New South Wales terpaksa meninggalkan rumah mereka setelah Sungai Castlereagh mencapai tingkat tertingginya yakni 5,14 Meter. Badan Meteorologi Australia memperkirakan jika permukaan air sungai tersebut mencapai angka 5,5 Meter kemungkinan besar dapat meluap dan menenggelamkan ribuan rumah yang berada di sekitar sungai tersebut.

Namun menurut pejabat setempat ancaman meluapnya sungai tersebut mulai menurun pada pagi hari ini. Badan Meteorologi Australia mengambil kesimpulan jika tingginya level permukaan air sungai Castlereagh telah mencapai pada puncaknya. Demikian diberitakan AFP, Senin (4/1/2010).

Hujan deras telah melanda beberapa bagian wilayah Australia sejak pekan lalu. Curah hujan tinggi ini terjadi usai badai tropis Laurence melanda wilayah Australia beberapa waktu lalu. Beberapa kota bahkan terputus akses wilayahnya, meskipun tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam kejadian ini.

Gubernur New South Wales Kristina Keneally sendiri sudah mengumumkan wilayah darurat bencana di beberapa kota seperti Coonamble. Kondisi ini memudahkan aliran bantuan bagi ratusan penduduk yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani tersebut.
Sampai saat ini banjir masih terus meluas, air tampak mengepung seluruh wilayah Kota Brisbane, Australia hari ini.Rabu (12/1/2011).  Banjir sepertinya telah melanda lebih dari 30 ribu rumah di wilayah tersebut, sementara korban tewas bertambah menjadi 12 jiwa.
Ribuan orang dilarikan ke tempat yang lebih tinggi permukaannya, sementara kota Brisbane sendiri relatif  seperti kota hantu karena ditinggalkan penduduknya. 

Kondisi ini disebabkan aliran dari dua sungai terbesar di kota tersebut meluapkan isinya. Akibatnya kota terbesar ketiga Australia ini, dilanda banjir paling parah sejak tahun 1893 lalu.

Tidak cukup dengan banjir yang memenuhi wilayah mereka, warga juga dihadapkan tidak tersedianya pasokan listrik. Beberapa warga pun terpaksa terus dievakuasi melalui bantuan perahu karena medan yang sulit dilalui dengan cara konvensional.

"Kami dihadapkan pada banjir yang terjadi setiap 100 tahun sekali. Pemerintah akan mempersiapkan diri menghadapi volume air yang lebih besar yang akan menghantam dan mengancam ribuan bangunan," ungkap Premier Queensland Anna Bligh seperti dikutip AFP, Rabu (12/1/2011).

Lebih dari 50 wilayah pinggiran Kota Brisbane dan 2.100 jalan raya akan dipenuhi oleh air, saat Sungai Brisbane meluap. Sedangkan level air sendiri diperkirakan akan mencapai ketinggian 5,5 meter pada hari Kamis 12 Januari.
 
Indonesia mengirim Bantuan
 
Melihat kondisi Australia yang semakin memburuk karena Banjir yang melanda tak henti-hentinya, seluruh Negara didunia segera memberikan Bantuan,termasuk Indonesia

Dalam keterangan pers yang dikirim oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Pemerintah Indonesia memberikan bantuan dana sebesar USD1 Juta atau sekira Rp9,03 miliar (Rp9.038 per dolar) kepada Pemerintah Australia dalam mengatasi bencana banjir yang terjadi di Queensland, Australia.

Instruksi Presiden RI, mengenai pemberian bantuan ini telah disampaikan langsung oleh Menlu RI, Dr. Marty M. Natalegawa kepada Menlu Australia, Kevin Rudd melalui pembicaraan pertelepon pagi ini tanggal 12 Januari 2011.

Bantuan dana sebesar 1 juta dolar AS diberikan kepada Pemerintah Australia, melalui Queensland Premiere’s Disaster Relief Appeal Fund yang dibentuk Pemerintah Queensland untuk membantu dan meringankan beban yang dihadapi para korban bencana banjir dan keluarganya. 
 
Bantuan ini, selain merupakan manifestasi dari hubungan baik kedua negara yang selama ini telah terjalin, namun juga sebagai bentuk solidaritas dan simpati  yang ditunjukkan oleh Pemerintah Indonesia sebagai bagian dari masyarakat dunia. 

Kedua negara selama ini telah saling membantu dalam menghadapi bencana alam. Pemerintah Australia telah memberikan bantuan kepada Pemerintah Indonesia ketika Indonesia ditimpa bencana Mentawai dan Gunung Merapi. Demikian dalam keterangan pers yang dikirim kepada media di Jakarta, Rabu (12/1/2011).

Sebaliknya Pemerintah Indonesia juga telah memberikan bantuan saat terjadi bencana kebakaran hutan di negara bagian Victoria pada tahun 2009.

Source: Berbagai Sumber
Bencana Banjir Terparah sejak seratus tahun terakhir, melanda Australia bahkan wilayah yang diterjang Banjir mirip tsunami ini semakin meluas. Air bergulung setinggi 2 meter sampai 5,5 meter menyapu apapun yang di lewatinya, dan memaksa warga mengungsi untuk menghindari bertambahnya jumlah korban yang semakin bertambah.

Setidaknya 20 orang sudah dinyatakan tewas sementara ratusan lainnya hilang akibat bencana ini.
Pertokoan maupun perkantoran terpaksa meliburkan seluruh karyawannya karena gedung-gedungnya terendam air, dan pemerintah Australia menyatakan Darurat Bencana mulai 12 Januari 2011 yang lalu.
Banjir yang melanda Benua ini sudah dimulai sejak awal Desember Tahun lalu dan hingga kini belum juga mereda. Berikut ini Kronologisnya:
 Desember 2010
Kota Melbourne Australia, pada 1 Desember 2010 lalu  nyaris lumpuh akibat banjir yang tiba-tiba saja melanda. Bandara Melbourne sendiri menjadi wilayah yang paling parah terimbas banjir ini.
Badan Meteorologi Australia sampai harus mengeluarkan peringatan banjir mendadak yang dapat melanda kapan saja.

"Hujan deras diperkirakan akan mencapai puncaknya saat warga baru pulang ke rumah dari kantor. Kondisi ini dapat menimbulkan banjir kilat yang tentunya dapat menimbulkan masalah," ungkap pejabat Badan Meteorologi Australia, waktu itu seperti dikutip News.com.au, Rabu (1/12/2010).

Dinas Keadaan Darurat Australia (SES) mengaku mendapatkan 80 telepon permintaan pertolongan, dari wilayah Lilydale dan Croydon.   

Juru bicara SES Jilly Charlwood mengatakan pihaknya menerima lebih dari 80 telepon permintaan pertolongan dari Croydon dan 18 telepon dari Lilydale. Umumnya meminta bantuan setelah banjir kilat melanda.
  
Sepekan kemudian ribuan penduduk Australia terlantar dan sejumlah penduduk lainnya dievakuasi ketika air banjir merendam kota New South Wales, Australia, 6/12/2010
Daerah yang ada di bagian tenggara Australia itu telah ditetapkan sebagai wilayah bencana alam seiring dengan meluapnya sungai sehingga membanjiri jalan raya. Permukaan air masih akan terus bertambah tinggi dan memaksa pemerintah setempat menutup akses jalan raya.

"Saat ini kami mengantisipasi kemungkinan banjir susulan dan bertambah tingginya permukaan air. Kami memperkirakan dalam beberapa hari ke depan aliran air akan mengarah ke barat," Seperti dikutip premier kota New South Wales Kristina Keneally, dari AFP, Senin (6/12/2010).

Dinas Pelayanan Darurat Kota melaporkan sekira 4.000 penduduk masih terisolasi di wilayah tempat tinggalnya dan 1.500 penduduk lainnya telah dievakuasi.

"Total dari 34 titik di New South Wales telah ditetapkan sebagai wilayah bencana," ujar Keneally lagi. Dari jumlah tersebut, 17 titik diantaranya telah ditetapkan sebagai wilayah bencana sejak beberapa hari lalu.

Walikota Wagga Wayne Geale mengatakan ini adalah bencana banjir terburuk yang pernah dilihatnya sejak tahun 1974.

"Ini akan menjadi lebih buruk dari tahun 1974 ketika banjir besar terjadi. Pada saat itu tanggul sungai hampir jebol," pungkas Geale.
 Januari 2011

Mulai Senin (4/1/2010) Pemerintah Australia menyatakan keadaan darurat bencana, menyusul bencana banjir yang melanda wilayah tenggara Australia.
Sebelumnya 1.200 warga di Coonamble, New South Wales terpaksa meninggalkan rumah mereka setelah Sungai Castlereagh mencapai tingkat tertingginya yakni 5,14 Meter. Badan Meteorologi Australia memperkirakan jika permukaan air sungai tersebut mencapai angka 5,5 Meter kemungkinan besar dapat meluap dan menenggelamkan ribuan rumah yang berada di sekitar sungai tersebut.

Namun menurut pejabat setempat ancaman meluapnya sungai tersebut mulai menurun pada pagi hari ini. Badan Meteorologi Australia mengambil kesimpulan jika tingginya level permukaan air sungai Castlereagh telah mencapai pada puncaknya. Demikian diberitakan AFP, Senin (4/1/2010).

Hujan deras telah melanda beberapa bagian wilayah Australia sejak pekan lalu. Curah hujan tinggi ini terjadi usai badai tropis Laurence melanda wilayah Australia beberapa waktu lalu. Beberapa kota bahkan terputus akses wilayahnya, meskipun tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam kejadian ini.

Gubernur New South Wales Kristina Keneally sendiri sudah mengumumkan wilayah darurat bencana di beberapa kota seperti Coonamble. Kondisi ini memudahkan aliran bantuan bagi ratusan penduduk yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani tersebut.
Sampai saat ini banjir masih terus meluas, air tampak mengepung seluruh wilayah Kota Brisbane, Australia hari ini.Rabu (12/1/2011).  Banjir sepertinya telah melanda lebih dari 30 ribu rumah di wilayah tersebut, sementara korban tewas bertambah menjadi 12 jiwa.
Ribuan orang dilarikan ke tempat yang lebih tinggi permukaannya, sementara kota Brisbane sendiri relatif  seperti kota hantu karena ditinggalkan penduduknya. 

Kondisi ini disebabkan aliran dari dua sungai terbesar di kota tersebut meluapkan isinya. Akibatnya kota terbesar ketiga Australia ini, dilanda banjir paling parah sejak tahun 1893 lalu.

Tidak cukup dengan banjir yang memenuhi wilayah mereka, warga juga dihadapkan tidak tersedianya pasokan listrik. Beberapa warga pun terpaksa terus dievakuasi melalui bantuan perahu karena medan yang sulit dilalui dengan cara konvensional.

"Kami dihadapkan pada banjir yang terjadi setiap 100 tahun sekali. Pemerintah akan mempersiapkan diri menghadapi volume air yang lebih besar yang akan menghantam dan mengancam ribuan bangunan," ungkap Premier Queensland Anna Bligh seperti dikutip AFP, Rabu (12/1/2011).

Lebih dari 50 wilayah pinggiran Kota Brisbane dan 2.100 jalan raya akan dipenuhi oleh air, saat Sungai Brisbane meluap. Sedangkan level air sendiri diperkirakan akan mencapai ketinggian 5,5 meter pada hari Kamis 12 Januari.
 
Indonesia mengirim Bantuan
 
Melihat kondisi Australia yang semakin memburuk karena Banjir yang melanda tak henti-hentinya, seluruh Negara didunia segera memberikan Bantuan,termasuk Indonesia

Dalam keterangan pers yang dikirim oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Pemerintah Indonesia memberikan bantuan dana sebesar USD1 Juta atau sekira Rp9,03 miliar (Rp9.038 per dolar) kepada Pemerintah Australia dalam mengatasi bencana banjir yang terjadi di Queensland, Australia.

Instruksi Presiden RI, mengenai pemberian bantuan ini telah disampaikan langsung oleh Menlu RI, Dr. Marty M. Natalegawa kepada Menlu Australia, Kevin Rudd melalui pembicaraan pertelepon pagi ini tanggal 12 Januari 2011.

Bantuan dana sebesar 1 juta dolar AS diberikan kepada Pemerintah Australia, melalui Queensland Premiere’s Disaster Relief Appeal Fund yang dibentuk Pemerintah Queensland untuk membantu dan meringankan beban yang dihadapi para korban bencana banjir dan keluarganya. 
 
Bantuan ini, selain merupakan manifestasi dari hubungan baik kedua negara yang selama ini telah terjalin, namun juga sebagai bentuk solidaritas dan simpati  yang ditunjukkan oleh Pemerintah Indonesia sebagai bagian dari masyarakat dunia. 

Kedua negara selama ini telah saling membantu dalam menghadapi bencana alam. Pemerintah Australia telah memberikan bantuan kepada Pemerintah Indonesia ketika Indonesia ditimpa bencana Mentawai dan Gunung Merapi. Demikian dalam keterangan pers yang dikirim kepada media di Jakarta, Rabu (12/1/2011).

Sebaliknya Pemerintah Indonesia juga telah memberikan bantuan saat terjadi bencana kebakaran hutan di negara bagian Victoria pada tahun 2009.

Source: Berbagai Sumber